RMI NU Pastikan Menggelar Liga Santri 2019

| Rabu, 11/09/2019 21:15 WIB
RMI NU Pastikan Menggelar Liga Santri 2019 RMI NU pastikan menggelar Liga Santri Nusantara 2019. (Foto: NU Online)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Rabithah Ma`ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama memastikan akan menggelar Liga Santri Nusantara (LSN) pada tahun ini. Kepastian tersebut ditunjukkan RMI NU dengan mengadakan bimbingan teknis kepada para koordinator regional penyelenggaraan LSN di tingkat daerah, di Hotel Lumire, Jakarta Pusat Rabu, 11 September 2019.

Di dalam pertemuan tersebut dipastikan pula bahwa LSN atau liga sepak bola antarpondok pesantren se-Indonesia tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, yaitu dari pertengahan September sampai November.

Ketua Rabithah Ma`ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama H Abdul Ghofarrozin (Gus Rozin) mengatakan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini penyelenggaraan liga santri terlambat dilaksanakan. Biasanya digelar sejak Mei di masing-masing region, tahun 2019 ini liga santri baru dimulai September.

Perbedaan kedua, kata dia, soal kemandirian. Jika tahun-tahun sebelumnya dibantu anggaran negara, maka tahun ini tidak lagi.

Baca Juga: Liga Santri Nusantara 2019 Kembali Hadir, Begini Persiapannya

Diterangkannya, keuangan diserahkan kepada masing-masing tim. Ia mengharapkan panitia penyelenggara di daerah dan tim-tim pesantren harus mampu mencari sponsor.

Selain itu, ia bersyukur ternyata pesantren-pesantren masih tetap semangat untuk turut serta dalam LSN 2019. Adapun perbedaan kedua, LSN 2019 lebih fokus kepada pegembangan kualitas.

"Tahun-tahun sebelumnya LSN diikuti seribu lebih pesantren di seluruh Indonesia, tapi kali ini kita akan fokus kualitas, bukan kuantitas," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Liga Santri Nusantara M Alfu Ni`am mengatakan, LSN 2019 terdiri dari 27 regional yang mencakup 34 provinsi seluruh Indonesia.

"Tahun ini diperkirakan akan diikuti 800-an pesantren di seluruh Indonesia yang terdapat di 27 region," kata Ni`am. 

Tags : Liga Santri Nusantara 2019 , RMI NU