Menkeu Pastikan Penerimaan Negara Bertambah Rp 4,2 T

| Senin, 08/01/2018 23:22 WIB
Menkeu Pastikan Penerimaan Negara Bertambah Rp 4,2 T Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan RI).

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Kementerian Keuangan memastikan, penerimaan negara bertambah Rp 4,2 triliun menjadi Rp 1.659,9 triliun atau 95,6% dari target APBN-P 2017, atau tumbuh 6,68% (YoY). Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati saat mengisi acara Dialog perkembangan makro fiskal 2017 dan langkah-langkah kebijakan makro fiskal 2018 di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 8 Januari 2018.

Tambahan penerimaan negara tersebut berasal dari penerimaan pajak non migas Rp 3,5 triliun, penerimaan bea dan cukai Rp 0,1 triliun, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 1,7 triliun. Sementara, penerimaan hibah berkurang Rp 1,2 triliun.

Menkeu mengatakan, tambahan penerimaan tersebut juga mempengaruhi defisit anggaran yang per 30 Desember 2017 lalu sebesar 2,57%. Artinya, dengan tambahan penerimaan Rp 4,2 triliun serta realisasi belanja Rp 1.986 triliun, maka angka defisit berubah menjadi 2,42% atau Rp 326,09 triliun.

"Defisit anggaran 2,42% dari PDB, jauh di bawah target 2,92%," kata Sri Mulyanis seperti dikutip detik.com.

Angka defisit anggaran itu, lanjut Menkeu, akan terus berkembang seiring dengan realisasi belanja yang terus bergerak.

"Kalau pun bergerak, kami perkirakan tidak akan melebihi 2,5% dari PDB," tandasnya.

Tags : Kemenkeu RI , Penerimaan Negara