(Profil) Ida Fauziyah, Politisi Senior Berdedikasi dan Sarat Pengalaman

| Jum'at, 12/01/2018 13:24 WIB
(Profil) Ida Fauziyah, Politisi Senior Berdedikasi dan Sarat Pengalaman Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ida Fauziyah (Dok PKB)

Ida Fauziyah, lahir di Mojokerto, 17 Juli 1969. Ketika pertama kali menjadi anggota DPR RI pada tahun 1999 usianya masih terbilang sangat muda, 29 tahun. Ia tampil percaya diri saat didaulat memimpin sidang paripurna DPR RI masa bakti 1999-2004.

Pengalaman organisasinya di KORPRI PMII Jawa Timur telah menempanya menjadi perempuan percaya diri. Ada yang khas dalam dirinya. Ia tampil sebagai sosok perempuan Jawa yang ideal karena kesantunan dan kelembutannya.

Namun siapa sangka di balik semua itu ia punya tempat tersendiri di antara kawan-kawannya di PKB. Dia juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR RI. Dia adalah pendiri Kaukus Perempuan Parlemen dan ditunjuk mewakili Fraksi Kebangkitan Bangsa menjadi salah satu ketua Kaukus.

Sekarang, Ida menjadi salah satu politisi perempuan cukup senior dan disegani di parlemen. Selain karena empat periode berturut-turut selalu masuk ke senayan (1999-2004, 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019), pengalaman dan dedikasinya membuatnya semakin diperhitungkan dalam kancah politik nasional.

Ia juga pernah terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU, dan Ketua Umum Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU, keduanya adalah badan otonom perempuan di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang memiliki akar kuat sampai ke pelosok.

Ida sudah banyak memegang jabatan tinggi di DPR-RI. Pada periode 2012-2014, Ida bertugas menjadi Ketua Komisi VIII DPR-RI yang membidangi agama, perempuan dan sosial. Di 2014-2019, Ida bertugas Ketua Fraksi DPR RI, Anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, intelijen, komunikasi dan informatika, dan Anggota Badan Musyawarah DPR RI.

Meski mengemban tugas yang berat, Ida bukan tipe wanita yang mudah menyerah. Menurutnya, selain didorong oleh kemauan dari dalam diri, berlegislasi membutuhkan keahlian, ketelitian dan kesabaran. Menyatukan pandangan dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah, jelas bukan hal yang mudah.

Kini dia dipercaya mendampingi Calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said yang bakal berlaga pada Pilkada Juni 2018 mendatang. Ida sendiri bersyukur bahwa dirinya secara tegas didukung penuh oleh NU. Baginya restu itu penting untuk memuluskan langkahnya memenangkan Pilgub Jawa Tengah.

"Ini bagian dari ikhtiar saya untuk melangkah membangun Jateng lebih sejahtera bersama Pak Sudirman Said," ujarnya.

 

Pendidikan:

  1. MI Walisongo Mojokerto (1976-1982)
  2. MTsN Tambak Beras Jombang (1982-1985)
  3. MAN Tambak Beras Jombang (1985-1989)
  4. Sarjana (S1) IAIN Sunan Ampel Surabaya (1989-1993)
  5. Pascasarjana (S2) Ilmu Pemerintahan Universitas Satyagama Jakarta
  6. Sekarang sedang menyelesaikan Program Doktoral Ilmu Perintahan di IPDN Jakarta 

 

Organisasi:

  1. KORPRI PMII Jawa Timur
  2. Ikatan Pelajar Perempuan Nahdlatul Ulama Jawa Timur
  3. Ketua Umum PP Fatayat NU 2010-2015
  4. Ketua Umum Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU 2015-2020

 

Karir:

  1. Anggota DPR RI FPKB 1999-2004
  2. Anggota DPR RI FPKB 2004-2009
  3. Anggota DPR RI FPKB 2009-2014
  4. Anggota DPR RI FPKB 2014-2019
  5. Ketua FPKB DPR RI
  6. Anggota Badan Anggaran DPR RI
  7. Anggota Badan Musyawarah DPR RI

 

Penghargaan:

  1. Career Woman Award oleh Yayasan Anugerah Prestasi Indonesia 2002
  2. Perempuan Indonesia Peduli Kearsipan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia 2002
  3. Politisi Perempuan Penuh Dedikasi oleh KPPI 2017
Tags : Ida Fauziyah , PKB , Pilgub Jateng