Pesantren Global Gelar Haul Gus Dur dan Sarasehan Budaya Sains

| Sabtu, 30/12/2017 19:24 WIB
Pesantren Global Gelar Haul Gus Dur dan Sarasehan Budaya Sains Peringatan Sewindu haul Gus Dur di Ponpes Global, Malang. (Dok Radarbangsa)

MALANG, RADARBANGSA.COM - Pesantren Global menggelar sarasahan dan haul sewindu Abdurahman Wahid atau Gus Dur di Malang, 29 Desember 2017. Sarasehan tersebut atas kerjasama antara Pesantren Global, Lesbumi dan Gusdurian.

Tema sarasehan yang diangkat adalah "Budaya Sains & Teknologi di era milenium ke-3 (Logico Cripto, Paparan Praktis penggunaan Teknologi Bitcoin) dengan peserta sekira 150 orang dari Gubuk Tulis, Gubuk Sufi, Gubuk Literasi, dan Komunitas Budaya.

Dalam diskusi tersebut, hadir sebagai pemateri Kiai Abdullah Wong dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Agus Sunyota.

Menurut Kiai Abdullah Wong, sejak dahulu masyarakat sudah mengenal dan mengetahui adanya emas, namun belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

"1492 masehi, datang kaum astek, masyarakat di sana sudah ada bongkahan emas, tetapi tdak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Kedatangan spanyol mulai melakukan explorasi terhadap emas yang ada," ujarnya, dalam rilis yang diterima Radarbangsa.com, 29 Desember 2017.

Secara potensial, lanjutnya, manusia mempunyai kecintaan terhadap perhiasan dan manusia memiliki kecendurungan untuk memilikinya terhadap perhiasan tersebut.

Sementara, Agus Sunyota mencermati perkembangan Bitcoin. Menurutnya, bitcoin merupakan fenomena transaksi lain sebagaimana mestinya. "Fenomena bitcoin adalah bagian dari perang dingin kedua dengan mencoba memberikan pilihan lain terhadap masyarakat terkait sistem transaksi," tukasnya. 

Tags : Haul Gus Dur , Ponpes Global , Sains