PBNU Gelar Buka Bersama, Kiai Said: Hawa Nafsu Musuh Bebuyutan Umat Muslim

| Jum'at, 08/06/2018 22:41 WIB
PBNU Gelar Buka Bersama, Kiai Said: Hawa Nafsu Musuh Bebuyutan Umat Muslim Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj.

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar buka puasa bersama di lantai 8 Gedung PBNU Kramat Raya Jakarta Pusat, Jumat, 8 Juni 2018. Acara buka bersama tersebut mengusung tema "Ramadhan sebagai Bulan Muhasabah, Mu`atabarah dan Muraqabah Menuju Peningkatan Iman".

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadhan berasal dari kata ramdhan, artinya batu yang mengadung panas karena sehari penuh menyerap panas matahari.

Pada bulan Ramadhan, umat Islam berhasil melawan musuh bebuyutan yaitu hawa napsu. Mengutip ayat Al-Qur`an, Kiai Said mengatakan hawa nafsu membuat manusia mudah terpedaya oleh dunia, harta kekayaan, dan jabatan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci, bukan karena seperti dipahami secara awam sebagai bulan mengganti waktu makan dan minum dari siang hari menjadi malam hari. "Namun disebut bulan suci karena Muslim dituntut berhasil melawan hawa nafsu.

Hawa nafsu, kata Kiai Said adalah musuh bebuyutan. Hawa nafsu menyebabkan manusia menjadi sombong. "Yang punya pangkat, jadi ketua, jadi menteri, itu gampang," kata Kiai Said. Yang sulit adalah melawan hawa napsu yang menipu dan menggoda kita," ujarnya.

Hawa nafsu yang paling banyak menurut Kiai Said justru dengan polesan agama. Seperti menggunakan alasan agama tetapi ada niat tertentu di baliknya.

Menjadi tokoh juga mudah terjebak pada kesombongan. "Penceramah senang ditepuktangani karena ramai. Itu tertipu oleh hawa nafsu," kata kiai kelahiran Cirebon ini.

Turut hadir pada kesempatan tersebut di antaranya Wakil Ketua PBNU H Maksum Mahfoedz, Sekjen PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini, Pimpinan MPR RI, Bendahara PBNU Bina Suhendra, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, serta ketua lembaga dan banom NU.

 

Tags : PBNU , Bulan Ramadan , Hawa Nafsu , Islam