Median: Elektabilitas Jokowi-Cak Imin Tertinggi sebagai Capres-Cawapres

| Senin, 16/04/2018 15:56 WIB
Median: Elektabilitas Jokowi-Cak Imin Tertinggi sebagai Capres-Cawapres Cak Imin saat menghadii jamuan makan siang dan ngopi bersama Presiden Jokowi di Istana Negara (dok setkabgoid)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Peta pilpres 2019 semakin mengerucut dan memunculkan sejumlah nama dengam elektabilitas tertinggi. Ada beberapa lembaga survei merilis elektabilitas capres dan cawapres seperti yang dilakukan Lembaga Media Survei Nasional (Median).

Teranyar, Median merilis survei elektabilitas kandidat capres-cawapres di Pilpres 2019 dengan simulasi tiga nama capres jika dipasangkan dengan nama yang masuk radar cawapres. Hasilnya, duet Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) jadi pasangan dengan elektabilitas tertinggi.

"Dalam skenario tiga pasangan, pasangan Joko Widodo yang paling tinggi memperoleh dukungan masyarakat adalah Joko Widodo-Muhaimin Iskandar dengan 41,3 persen," kata Direktur Riset Median Sudarto dilansir detikcom di Jakarta Pusat, Senin 16 April 2018.

Sementara hasil simulasi tertinggi terhadap Ketum Gerindra Prabowo Subianto adalah ketika ia berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yaitu 33,9 persen.

"Jadi Pak Prabowo, menurut hasil survei kami, paling tinggi elektabilitasnya jika dipasangkan dengan Anies Baswedan," ungkapnya.

Nama-nama lain yang juga belakangan muncul kepermukaan tak luput dari survei Median kali ini, diantaranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan simulasi posisi capres.

Menurut Sudarto, putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu akan meraih elektabilitas tertinggi jika dipasangkan dengan Anies Baswedan.

"Di kubunya AHY, yang paling tinggi jika berpasangan dengan AHY adalah Anies Baswedan 8,2 persen," ucap Sudarto.

Namun demikian, Sudarto menyebut jika pada akhirnya Jokowi dan Prabowo akan head to head, maka mayoritas responden mendukung Jokowi berpasangan dengan Cak Imin.

"Kalau kita skenariokan lagi dalam dua pasangan, tetap yang paling tinggi kalau head to head terjadi antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo, maka pasangan Joko Widodo paling tinggi mendapatkan dukungan masyarakat jika dipasangkan dengan Muhaimin Iskandar, 41,9 persen," sebutnya.

Survei ini dilakukan pada 24 Maret-6 April 2018. Survei menggunakan 1.200 responden yang merupakan warga yang memiliki hak pilih dengan margin of error sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Sampel survei dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. Quality control dilakukan terhadap 20% sampel yang ada.

Tags : Cak Imin , Jokowi ,