Lukman Edy Janji Bangun BUMD Kelapa Sawit, Ini Alasannya

| Minggu, 29/04/2018 12:57 WIB
Lukman Edy Janji Bangun BUMD Kelapa Sawit, Ini Alasannya Paslin Cagub Cawagub Riau Nomor 2, Lukman Edy - Hardianto (dok PKB Riau)

PEKANBARU, RADARBANGSA.COM - Selain program 1 Milyar bagi desa dan kelurahan paslon nomor 2, Lukman Edy - Hardianto, juga memaparkan program Bangkit Perkebunan pada saat debat kandidat berlangsung Jumat 27 April 2018 malam kemarin.

Paslon nomor 2 berkomitmen terhadap sektor perkebunan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat riau, khususnya perkebunan kelapa sawit dan kelapa kopra.

"Kami mencanangkan akan membangun BUMD untuk kebun sawit, kebun kelapa di Inhil dan kebun lainnya yang menjadi sumber ekonomi masyarakat Riau,” kata Lukman.

Lukman menjelaskan, lebih dari 30 tahun perkebunan dimulai, namun selama itu pula Riau belum memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Selain untuk menambah PAD, BUMD akan Lukman arahkan menjadi penopang bagi petani untuk mengakses modal, pemasaran dan lain sebagainya. “Apalagi sebentar lagi akan banyak yang replanting," papar inisiator UU Desa ini.

Hadir juga dalam debat tersebut Abdul Wahid, Wakil Ketua Tim KRB sekaligus Ketua DPW PKB Riau. Dalam keterangannya saat dikonfirmasi awak media mengenai kelapa di Inhil, Wahid mengatakan akan membangun BUMD yang akan mengelola kelapa tidak hanya di hulu, tapi juga industri hilir, pengolahan turunan kelapa yang siap dipasarkan.

"Mengenai solusi bagaimana kelapa di Inhil juga menjadi perhatian paslon nomor 2, komitmen akan membangun BUMD yang nanti tidak hanya menampung hasil kebun petani tetapi juga mengenai olahan produk turunan kelapa yang siap dipasarkan,” terang Wahid.

Wahid menyatakan, BUMD dibangun agar ada daya saing dan standar harga yang stabil, karena BUMD tersebut akan menembus secara langsung pasar ekspor.

“Tidak tersandra oleh pengusaha swasta yang susah dikendalikan oleh pemerintah daerah," pungkas Wahid.

Tags : Lukman Edy , Hardianto , Pilgub Riau