Alvara: Cak Imin dan Gatot Game Changer Pilpres 2019

| Minggu, 27/05/2018 21:54 WIB
Alvara: Cak Imin dan Gatot Game Changer Pilpres 2019 Tokoh Nasional, Abdul Muhaimin Iskandar (dok PKB)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Alvara Research Center merilis hasil survei sepanjang 20 April-9 Mei 2018 yang salah satunya memuat tentang elektabiltas calon Wakil Presiden 2019, Minggu 27 Mei 2018.

Hasilnya, nama Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Agus Harimurti Yudhoyono, Gatot Numantyo dan Anies Baswedan berpotensi besar menduduki kursi Cawapres.

Direktur eksekutif Alvara Research Center Hasanuddin Ali berujar, 53 persen responden menyatakan Cak Imin adalah sosok yang pas mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Ada tiga nama saling bersaing kuat menjadi Cawapres bagi Jokowi. Mereka adalah Cak Imin, Gatot, dan AHY,” kata Ali.

Selain merilis Cawapres Jokowi, Alvara juga merilis nama-nama yang potensial mendampingi Prabowo Subianto. Menurut Ali, nama Cak Imin dan Gatot kembali muncul dalam hasil surveinya beserta nama Anies Baswedan.

Ali merinci, 59,9 persen responden setuju Anies sebagai Cawapres Prabowo. Kemudian Gatot 56,8 persen, dan Cak Imin 54,1 persen.

“Dengan demikian posisi Cak Imin dan Gatot memiliki posisi yang strategis sebagai game changer yang akan menentukan konfigurasi pasangan kandidat capres-cawapres nanti,” terang Ali.

Cak Imin juga dikenal sebagai tokoh dari kalangan santri sebesar 31,3 persen, NU 14,6 persen, dikenal sebagai orang dari PKB 14,6 persen, tokoh muda dan agamis 10,4 persen, tegas, cerdas, sederhana, dan kharismatik 4,2 persen, serta tokoh yang merakyat sebesar 2,1 persen.

Sementara, Gatot dikenal sebagai tokoh yang tegas 43,5 persen, sedangkan dari kalangan militer sebanyak 25,3 persen, sebagai sosok berwibawa 13 persen, Panglima TNI 12,3 persen, mantan Panglima 8,4 persen, dispilin 5,2 persen, gagah 4,5 persen, Jenderal 3,9 persen, kharismatik 3,2 persen, dan agamis 3,2 persen.

Survei ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka, yang menggunakan teknik multi-stage random sampling dengan 1.202 responden di seluruh Indonesia dan margin of error mencapai 3,10 persen.

Tags : Cak Imin , Gatot Nurmantyo , Jokowi