Bersih dari Korupsi, Elektabilitas Lukman Edy-Hardianto Tertinggi

| Jum'at, 08/06/2018 18:14 WIB
Bersih dari Korupsi, Elektabilitas Lukman Edy-Hardianto Tertinggi Pasangan Cagub dan Cawagub Riau Zaman Now, Lukman Edy - Hardianto berfoto bersama usai pengundian nomor urut (dok @LukmanEdy_HM)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Pasangan Cagub-cawagub Riau Nomor Urut 2 Lukman Edy-Hardianto dianggap sebagai pasangan yang paling bersih dari korupsi. Hal itu tergambar dari rilis terbaru lembaga survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) di Jakarta, Kamis 7 Juni 2018.

Hampir 90,2 persen responden menyatakan bahwa pasangan Gubri-Wagubri Zaman Now itu paling bersih dari korupsi dibanding tiga calon kepala daerah lainnya. Syamsuar-Edy Nasution 70,2 persen, Arsyadjuliandi Rachman-Suyanto 69,3 persen, dan pasangan Firdaus-Rusli 67,2 persen.

"Berdasarkan indeks anti korupsi, maka tingkat elektabilitas atau keterpilihan pasangan Nomor 2 Lukman Edy-Hardianto adalah yang tertinggi," ujar Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono.

Demikian juga dengan tingkat akseptabilitas atau tingkat penerimaan/kesukaan masyarakat Riau terhadap empat pasangan Pilgub Riau, pasangan dengan Jargon Riau Bangkit itu menempati urutan tertinggi, yakni 80,3 persen.

Sementara, pasangan Syamsuar-Edy Nasution 78,2 persen, sedangkan Firdaus-Rusli sebesar 70,2 persen, disusul pasangan petahana Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno di posisi buncit, sebesar 68,2 persen.

Sementara itu, menurut Arifin, meskipun pilgub Riau diikuti oleh empat pasang Cagub-cawagub, namun hanya pasangan Lukman Edy-Hardianto dan Syamsuar-Edy Nasution yang saat ini bersaing ketat.

"Dalam pikiran responden saat ini terhadap nama pasangan kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur, tergambar bahwa pasangan Lukman Edy-Hardianto dipilih secara spontan oleh sebanyak 31,4 persen responden,” terangnya.

“Sedangkan pasangan Syamsuar-Edy Nasution dipilih sebanyak 25,1 persen. Sementara pasangan Firdaus-Rusli 11,3 persen, dan Arsyadjuliandi Rachman–Suyanto 10,1 persen," sambung Arifin.

Survei menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1985 responden dengan margin of error +/- 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95%. Responden tersebar di 397 desa/kelurahan di 166 kecamatan di 12 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.

Metode pengumpulan data adalah responden terpilih diwawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara. Setiap pewawancara bertugas mewawancarai lima responden untuk setiap satu kelurahan/desa yang dilaksanakan pada 24 Mei s/d 6 Juni 2018.

Tags : Lukman Edy , Hardianto , Pilgub Riau