Terancam Sanksi Demokrat, PKB Buka Ruang untuk TGB

| Selasa, 10/07/2018 10:55 WIB
Terancam Sanksi Demokrat, PKB Buka Ruang untuk TGB Ketua DPP PKB, Jazilul Fawaid (foto: nusantaramengajicom)

JAKARTA, RADARBANSGA.COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) terancam diberi sanksi, termasuk pemecatan, oleh Partai Demokrat atas dukungannya terhadap Presiden Joko Widodo untuk kembali maju dalam Pilpres 2019.

Dukungannya tersebut dianggap telah mendahului keputusan resmi partai Demokrat dalam menentukan sikap politik. Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahahean menyebut sikap TGB sudah melanggar aturan partai sehingga layak diberi sanksi.

Kendati demikian, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai sikap TGB wajar. Ketua DPP PKB, Jazilul Fawaid berpendapat, TGB sudah mengetahui dan merasakan fakta kemajuan Indonesia, terutama di sektor infrastruktur, di bawah kepemimpinan Jokowi.

Karena itu Jazil mengaku senang dengan pernyataan TGB yang sekaligus bisa menjadi tambahan kekuatan untuk memenangkan Jokowi sebagai presiden RI di Pilpres 2019.

“Alhamdulillah, akhirnya TGB bersama kami, menambah kekuatan,” ucap Jazil di Jakarta belum lama ini.

Menurut Jazil, PKB juga membuka ruang bagi TGB yang berlatarbelakang santri untuk dapat mendukung langkah PKB mengusung Ketua Umumnya, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai Cawapres Jokowi (JOIN).

PKB, kata Jazil, siap menggelar silaturrahim dan membujuk TGB tekait JOIN (Jokowi-Cak Imin). Banyaknya mandat dan dukungan dari segenap elemen bangsa untuk JOIN diharapkan pula bisa didukung oleh TGB.

“Kita kasih pengertian supaya TGB bergabung dengan JOIN. Karena TGB berasal dari kultur santri. Harapan kami Pak TGB sepakat juga mendukung JOIN,” ucapnya.

Tags : Cak Imin , TGB , PKB , JOIN