Cak Imin Mengajak Luruskan Sejarah 17 Agustus 1945

| Kamis, 12/07/2018 16:55 WIB
Cak Imin Mengajak Luruskan Sejarah 17 Agustus 1945 Cak Imin saat menjadi keynote speaker dalam Dialog Kebangsaan, di Gedung Nusantara V, Senayan Jakarta . (doc. pkb)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyoroti tentang sejarah proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia 17 Agustus 1945.

Dalam penjelasannya, Cak Imin menyampaikan bahwa sering panita ulang tahun menuliskan proklamasi dengan sebutan Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia (HUT NKRI).

"Jika dikaji rumusan aslinya bukanlah kemerdekaan negara Indonesia. Tapi, 17 Agustus 1945 adalah kemerdekaan bangsa Indonesia," Kata Cak Imin pada saat menjadi keynote speaker dalam acara Dialog Kebangsaan "Kembali kepada Kemerdekaan Bangsa Indonesia 17 Agustus 1945" di Gedung Nusantara V, Senayan Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.

Penggunaan kata yang kurang tepat, menurut Cak Imin bukan hanya persoalan konteks bahasa, namun ada makna yang fundamental di balik itu semua yakni bangsa Indonesia.

Berbicara tentang bangsa, lanjut Cak Imin tentu mencakup kesatuan wilayah, persoalan kemanusiaan, kualitas hidup dan kehidupan yang bukan sekedar pembangunan fisik tapi juga pembangun batin secara utuh dan menyeluruh.

"Pembangunan dua dimensi yakni lahiriah dan batiniah tidak dapat dipisahkan, kalau hanya satu dimensi saja, pembangunan akan bertemu dengan kegaglan", tutur Cak Imin

Cak Imin juga mengatakan bahwa meluruskan sejarah adalah upaya memberi jawaban atas berbagai keresahan dan disoritasi kebangsaan yang selama in terjadi. Dia juga mengjak untuk konsisten dan istiqomah mengimplemetasikan hakikat kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari
Dia mengatakan, pelurusan sejarah ini sebagai bagian dari upaya memberi jawaban atas berbagai keresahan dan disorientasi kehidupan kebangsaan hingga hari ini. Cak Imin mengajak untuk konsisten dan istikamah dalam mewarisi dan mengimplementasikan makna kemerdekaan dalam pondasi kehidupan dan kebangsaan.

"Semoga dari gedung yang penting dan strategis ini harapan ini didengar dan dilaksanakan panitia hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Saya mengajak menikmati rumusan itu sekaligus mengimplementasikan dalam kehidupan kebangsaan,” ungkap Cak Imin.

Tags : Cak Imin , Sejarah , 17 Agustus 1945