Ke Maumere, Cak Imin Sibak Sejarah Lepo Bispu dari Uskup Ewaldus

| Rabu, 10/10/2018 17:57 WIB
Ke Maumere, Cak Imin Sibak Sejarah Lepo Bispu dari Uskup Ewaldus (Kanan-Kiri), Yucundianus Lepa, Cak Imin, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, dan Hanif Dhakiri berswafoto di Lepo Bispu Maumere (dok PKB)

MAUMERE, RADARBANGSA.COM - Tahun 1566 menjadi awal masuknya agama Katolik di wilayah Keuskupan Maumere. Saat itu ada dua pastor Dominikan tiba di Paga dan Sikka, P. Joao Bautista da Fortalezza dan P. Simao da Madre de Deos.

Kedua pastor ini lalu mulai menyebarkan ajaran-ajaran Katolik di seantero Maumere. Bahkan pada tahun 1613 sudah ada 200 keluarga Katolik di Sikka.

Itulah sekilas sejarah Katolik yang diungkapkan Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu saat kedatangan tamu Wakil Ketua MPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar, dan Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, Rabu 10 Oktober 2018.

“Kalau luas wilayah Keuskupan Maumere ini dibangun dengan luas wilayah Kabupaten Sikka, 1.732 Km². Jumlah umat saat ini sebanyak 302.975 jiwa,” kata Uskup Ewal.

Dia menambahkan, ratusan ribu penganut Katolik tersebut tersebar di 36 paroki, 185 stasi dengan imam diosesan 62 orang dan sejumlah tarekat pater, bruder, suster dan frater.

Tak hanya itu, Uskup Ewal juga memaparkan aktifitas rutin umat Katolik di Keuskupan Maumere kepada Cak Imin. Ditambah pula dengan sejarah berdirinya Lepo Bispu yang sarat akan makna.

Sebelumnya Cak Imin mengucapkan selamat kepada Uskup Ewal yang baru saja terpilih menjadi Uskup Maumere menggantikan Mgr. Gerulfus Kheirubim Pareira.

“Jadi beliau ini baru terpilih sebagai Uskup Maumere pada 14 Juli 2018 yang lalu. Beliau secara langsung ditunjuk oleh Bapak Suci Fraksiskus di Roma. Selamat mengemban amanah,” kata Cak Imin.

Tags : Cak Imin , Maumere , Lepo Bispu