Karding: Pak Jokowi Jauh Dari Ulama Itu Hoaks

| Minggu, 09/12/2018 05:11 WIB
Karding: Pak Jokowi Jauh Dari Ulama Itu Hoaks Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding saat menghadiri diskusi Vox Point Indonesia di Jakarta Pusat (dok Radarbangsa)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menampik isu bahwa Jokowi jauh dari ulama seperti banyak dihembuskan kubu penantang.

Menurut Karding, akibat dari merebaknya isu tersebut, elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu turun sebesar 2 persen. Orang luar tersebut memainkan isu bahwa Jokowi itu jauh dari ulama. Padahal Jokowi sangat berpihak pada Islam.

Mengantisipasi agar penurunan suara itu tidak berkembang lebih jauh, Karding menyebut, Ma`ruf Amin akan turun ke daerah-daerah untuk melakukan sosialisasi dan menegaskan bahwa isu Jokowi jauh dari ulama adalah tidak benar.

"Pak Ma`ruf Amin akan mengatakan bahwa Pak Jokowi jauh dari ulama itu hoaks," ujar Karding di acara konsolidasi Jokowi-Ma`ruf Amin di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu 8 Desember 2018.

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyatakan, dari sisi perilaku keberagamaan sampai pada kebijakan Jokowi soal umat itu tidak bisa dibandingkan dengan paslon lain karena tindakannya sudah nyata.

Selama menjabat sebagai presiden, kata Karding, Jokowi sangat berpihak pada Islam. Contohnya memprioritaskan pembangunan infrastruktur di madrasah, pondok pesantren, hingga masjid.

Capaian-capaian Jokowi ini bakal dibawa oleh Ma`ruf Amin dalam kampanyenya di sejumlah daerah. "Memang perhatian beliau (Jokowi, red) terhadap agama sangat luar biasa," ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya percaya tergerusnya elektabilitas 01 tersebut dapat diperbaiki jika masyarakat sudah mengetahui bahwa Presiden Jokowi sangat dekat dengan ulama dan Islam.

"Soal isu ulama itu menggerus ya 2-3 persen dan itu bisa dikembalikan‎. Memang isu soal kriminalisasi ini lumayan menggerus tapi saya rasa lama-lama masyarakat akan paham bahwa yang punya dosis kemusliman yang tinggi itu Pak Jokowi," ungkapnya.

Tags : Kadir Karding , Jokowi , Maruf Amin