Guru PGSI Temui Jokowi, Karding: Mereka Pejuang Pendidikan

| Jum'at, 11/01/2019 16:23 WIB
Guru PGSI Temui Jokowi, Karding: Mereka Pejuang Pendidikan 371 Anggota PGSI berswafoto dengan Presiden Jokowi di halaman Istana Negara (dok AKK Center)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Sebanyak 371 anggota Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) bersilaturrahim dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat 11 Januari 2019.

Pembina PGSI, Abdul Kadir Karding kepada Jokowi menyampaikan ragam keluhan yang dialami seluruh anggota PGSI, diantaranya adalah gaji guru yang masih di bawah Upah Minimum Regional (UMR).

“Mereka ini pejuang pendidikan pak. Mereka rata-rata berpenghasilan Rp 300-400 ribu perbulan yang belum bersertifikasi,” kata Karding dalam sambutannya.

Sementara para guru yang sudah bersertifikasi, lanjut Karding, sudah memperoleh gaji setara dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Mendengar laporan Karding, Jokowi nampak kaget dan seolah tidak percaya dengan kondisi yang dialami para guru tersebut.

“Tadi saya dengar pak Ketua (Kadir Karding) ada gaji Rp 300-400 ribu. Dalam hati saya tidak percaya. Tetapi kalau yang ngomong pak Ketua, ya saya harus percaya bahwa memang masih ada,” kata Jokowi.

Eks Gubernur DKI Jakarta ini tak menampik jika guru, termasuk PGSI, memiliki peranan penting bagi kemajuan pendidikan generasi penerus bangsa.

Oleh karena itu, Jokowi berjanji akan menuntaskan ragam persoalan yang membelit PGSI, termasuk yang terkait dengan inpassing dan sertifikasi. Sehingga kesejahteraan guru menjadi lebih baik.

“Peranan Bapak/Ibu sentral. Oleh sebab itu saya mau selesaikan persoalan tadi yang disampaikan, berkaitan dengan inpassing dan sertifikasi,” tukas Jokowi.

Tags : Kadir karding , Jokowi , PGSI