Caleg PKB Soroti Perizinan Pasar Rakyat di Surabaya

| Kamis, 07/02/2019 13:15 WIB
Caleg PKB Soroti Perizinan Pasar Rakyat di Surabaya Ketua DPC PKB Surabaya, Musyaffak Rouf dan Fandi Utomo saat memberi keterngan pers di kantor DPC PKB Surabaya. (doc. istimewa)

SURABAYA, RADARBANGSA.COM- Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI daerah pemilihan Jawa Timur 1 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fando Utomo menyoroti masalah perizinan pasar rakyat di Surabaya yang banyak dikeluhkan oleh pedagang pasar.

Caleg dengan nomor urut 3 itu, saat berkunjung ke pasar Krempyeng Yamuri di Kecamatan Mulyosari menemukan bahwa pasar di Surabaya masih membutuhkan perhatian lebih, baik dari segi sarana dan prasarana maupun dari segi perizinan pasar dan aktivitas perdagangan.

"Pasar rakyat atau krempyeng, ini harus diberi kemudahan dan stimulus oleh pemerintah. Mereka tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kasihan," kata Fandi Utomo ketika melakukan blusukan ke pasar dan mendengan suara pedangan kecil, Rabu, 6 Februari 2019.

Fandi Utomo juga mengatakan bahwa pasar rakyat harus di lengkapi fasilitas yang memadai.

"Lalu apalagi? Bisa juga ada bantuan fasilitas pelengkap untuk keberadaan pasar ini. Toilet bersih atau tempat sampah juga bisa," pungkasnya

Sementara salah satu pengelola Pasar Yamuri, yang bisa dipanggil Abah menyampaikan kekhawatirannya bahwa para pedagang tidak dapat lagi berdagang dengan mudah, akibat kesulitan mengurus izin.

"Masak dalam persoalan izin, kami disamakan engan dengan mall. Mestinya kan dibedakan. Kami ini skala kecil, para pedagang pun bayar ongkos sewa lahan per tiga tahun," ungkap Abah.

Tags : Caleg PKB , Fandi Utomo , Surabaya