Menristekdikti Dorong Inovasi Startup Indonesia Berkembang Lebih Baik

| Rabu, 10/04/2019 18:42 WIB
Menristekdikti Dorong Inovasi Startup Indonesia Berkembang Lebih Baik Mohamad Nasir (Menristekdikti). (Doc. istimewa)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mendorong inovasi perusahaan pemula atau startup Indonesia berkembang baik. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Indonesia Startup Summit 2019 di Jakarta International expo, Jakarta, Rabu, 10 April 2019.

"Indonesia Startup Summit ini adalah pertama kali dilakukan di Indonesia, harapan saya adalah mendorong inovasi-inovasi Indonesia itu bisa berkembang lebih baik," kata Menteri Nasir dalam sambutannya, Rabu, 10 April 2019.

Dia mengatakan, untuk mendorong pengembangan perusahaan rintisan maka startup ini harus dikombinasikan dan dihubungkan dengan industri sebagai pengguna, lalu kepada pembelinya, masyarakat. Menurutnya, keberlanjutan usaha dari perusahaan pemula itu menjadi penting sekali.

"Tidak bisa startup hanya dibiarkan begitu saja, bisa jadi mati lagi. Startup ini harus dibina terus, dihubungkan dengan industri dan didekatkan dengan pasar," ujarnya seperti dikutip dari antaranews.com.

Pemerintah melalui Kemenristekdikti mendukung tumbuh kembang perusahaan pemula dan calon perusahaan pemula dengan memberikan insentif modal awal sebesar Rp250-500 juta tiap startup, serta memberikan pelatihan dan pembinaan pada calon perusahaan pemula berbasis teknologi.

Diketahui, Kemenristekdikti telah menghasilkan 1.307 perusahaan pemula atau startup dan calon startup dalam kurun waktu 2015-2019. Perusaahan pemula dan calon startup tersebut bergerak di delapan fokus bidang, yakni teknologi dan informasi, pangan, kesehatan, energi, transportasi, bahan baku, material maju (advanced material), serta pertahanan keamanan. 

Tags : Menristekdikti , Startup , Indonesia Startup Summit