Pak Habibie Wafat, Gus Muhaimin: Kita Kehilangan Sosok Teladan yang Genius

| Rabu, 11/09/2019 20:19 WIB
Pak Habibie Wafat, Gus Muhaimin: Kita Kehilangan Sosok Teladan yang Genius Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin. (Dok Radarbangsa)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Wafatnya Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie menjadi duka bagi seluruh anak bangsa.

Duka mendalam pun sangat dirasakan oleh Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin. Ia pun mengimbau seluruh kader PKB untuk mengirimkan doa dan surat Alfatihah buat BJ Habibie.

"Kita sangat kehilangan sosok anak bangsa yang genius, sosok pemimpin yang mengayomi," ujar Gus Muhaimin.

BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu 11 September 2019 pada pukul 18.05 WIB, pada usianya yang ke-83 tahun. Habibie telah menjalani perawatan intensif di Paviliun Kartika RSPAD sejak Senin 2 September 2019 lalu.

"Saya minta semua kader PKB untuk berkirim doa dan surat Alfatihah, khususon ila BJ Habibie. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Alloh SWT...Amiin," jelas Gus Ami penuh duka.

Meski telah wafat, Gus Muhaimin menilai seluruh anak bangsa harus menjadikan BJ Habibie sebagai teladan dan contoh bagaimana harus berprilaku, serta selalu tekun dalam menuntut ilmu.

Kata Gus Muhaimin, walaupun lama tinggal di Jerman, BJ Habibie tetap memegang adat istiadat, tradisi, dan etika budaya Indonesia. Juga sangat peduli terhadap nama baik bangsa Indonesia di mata dunia.

"Kepribadian, kesederhanaan, dan kegeniusan Almarhum BJ Habibie ini harus dijadikan teladan bagi anak-anak bangsa, khususnya bagi para muda di era milienial ini. Bj Habibie adalah penyayang keluarga," tegas dia.

Tags : Habibie , Gus Muhaimin , Presiden