Cak Imin Cawapres Berlatar Islam Paling Setia, Solid dan Membawa Hoki

| Sabtu, 21/04/2018 06:01 WIB
Cak Imin Cawapres Berlatar Islam Paling Setia, Solid dan Membawa Hoki Cak Imin mencium tangan KH Nawawi, Pengasuh Ponpes Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur usai diberi ijazah doa (dok @cakimiNOW)

RADARBANGSA.COM - Abdul Muhaimin Iskandar atau yang lebih keren disapa Cak Imin adalah salah satu ketua umum partai di tingkat pusat dari sekian partai politik di Indonesia yang di kenal sangat hoki dalam mendukung siapa pun calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Ini terbukti ketika Cak Imin mendukung dan memenangkan presiden SBY selama dua periode (periode SBY-JK dan periode SBY-Budiyono), serta kemudian berlanjut mendukung pasangan Jokowi-JK pada perhelatan Pilpres 2014 lalu.

Itulah kelebihan Cak Imin dalam menentukan arah dukungan dan memenangkan siapa pun yang maju sebagai orang nomor satu di Republik tercinta ini. Melihat track record ini lalu kemudian tidak salah jika sebagian pengamat di Indonesia mengatakan bahwa siapa pun yang akan menggandeng PKB, insya Allah dialah pemenang Pilpres 2019 mendatang, apalagi menggandeng Cak Imin sebagai Cawapresnya maka akan jauh lebih mudah lagi dalam memenangkan kontestasi Pilpres tersebut.

Sisi lain Cak Imin dan PKB adalah bukan soal hokinya saja, akan tetapi jauh lebih penting dari itu yakni PKB adalah partai paling setia dan solid dalam mendukung siapa pun pemerintahan yang menang dan sedang berkuasa. Sehingga komitmen PKB dalam mendukung Jokowi pada Pemilu 2019 mendatang dengan menawarkan Cak Imin sebagai Cawapresnya Jokowi tidak perlu di ragukan lagi, ketimbang harus memilih orang lain yang kenyataannya selalu menjadi rival dalam beberapa kontestasi sebelumnya, baik itu di tingkat daerah maupun dalam kancah perpolitikan nasional, sebut saja dalam konteks ini adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dalam rekam jejaknya belum pernah sekalipun mendukung Jokowi, misalnya ketika dua kali Jokowi maju sebagai Walikota Solo kemudian Gubernur DKI dan teranyar adalah Pilpres 2014 lalu, sehingga komitmen kebersamaanya masih perlu dipertanyakan.

Tapi itulah politik yang pada akhirnya ada sebuah kesadaran berfikir bahwa jika melawan maka akan kalah lagi, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali merapat dan mendukung yang ada saat ini. Dengan melihat arah dukungan yang terus mengalir deras belakangan ini untuk Cak Imin maju sebagai Cawapres 2019, yang kemudian berlanjut dengan paket dukungan kepada pasangan JOIN, akronim dari Jokowi-Cak Imin itu, tidak salah lagi karena dengan memilih Cak Imin sebagai cawapresnya Jokowi, maka ini akan sangat menguntungkan Indonesia di masa mendatang.

Mengapa demikian? karena Cak Imin aset bangsa yang luar biasa, sebab ia masih muda, cerdas, energik, religius dan sangat berpengalaman, sehingga ke depan akan sangat membantu peran-peran strategis presiden dalam menuntaskan program-program pemerintahan yang saat ini belum sempat terselesaikan.

Abdullah Gazam
Deklarator Anak Muda Indonesia (AMI)

Tags : Cak Imin , PKB , Jokowi , Pilpres 2019