Lomba Cerpen Santri 2018

Penjara Suci Penata Pribadi

| Jum'at, 02/11/2018 19:37 WIB
Penjara Suci Penata Pribadi Dok Radarbangsa

Oleh: Hari Laksono

RADARBANGSA.COM - Kemelut awan hitam di ufuk utara mulai beranjak kearah atas kepalaku, dan sudah bisa dirasakan akan ada ribuan air langit yang jatuh membasahi atap asramaku yang berbahan genteng, dan sudah mulai terkikis olehnya (hujan) sejak awal didirikan, sejenak kupandangi keadaan sekitar seolah mencari sesuatu yang berarti bagi diriku.

Hembusan angin dingin seolah-olah berkata dengan lantang, dan tajamnya pendengaranku tak bisa menghindar darinya,pekikan-pekikan kalimat tak jelas yang hanya ku dengar, seperti ada yang janggal dalam hal ini, ku langkahkan kakiku di atas lantai penderitaan dalam ramai sepi kurasakan, kulihat kiri kanan,bermacam wajah memandangiku dengan cara yang berbeda, mencerminkan isi hati pada santri baru yaitu aku.        

Semakin kupercepat langkah ini semakin tak karuan pula perasaanku ,aku merasa berjalan ditengah koloni ikan pemangsa yang sedang lapar, tetapi tetap ku teruskan langkahku hingga kedepan tempat tidurku, sejenak ku duduk dan bersandar disamping tiang kayu, dengan kedua lutut tertekuk kutundukan kepalaku diatas keduanya, kurenungi setiap potong kehidupan dari setiap kenangan yang aku punya, tetapi seolah tak memberi jawaban akan setiap pertanyaan. 

Tiba-tiba ada hentakan langkah kaki agak keras mendekati arah diriku dari arah belakang, dan semakin dekat aku rasakan sumber suara itu,dan seketika sapaan kedengar.

“anak baru ya”,

 “iya”. 

Seringai senyum dan uluran tangan dari seorang santri yang belum aku kenal,seolah menjadi pemecah dalam renungan diriku,

”Namanya siapa mas”,

”Hari Laksono” jawabku dengan membalas senyumya tak kalah lebar,

Dengan anggukan kepala seolah mengerti dan paham pada yang aku ucapkan,

”nah kalo asalnya?”

merasa akrab dengannya langsung kujawab

“Medan mas”

“oooh Medan”, jawabnya, seakan tahu betul mana kota yang kumaksudkan, percakapan pertamapun menjadi pembuka antara aku dengannya

 Baca selengkapnya di sini

Tags : Hari Santri 2018 , Cerpen Santri , PKB