Visi dan Pemain Berkualitas Alasan John Herdman Pilih Timnas Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 08:03 WIB
John Herdman (Pelatih Timnas Indonesia). (Foto: Akun X @TimnasIndonesia)
John Herdman (Pelatih Timnas Indonesia). (Foto: Akun X @TimnasIndonesia)

RADARBANGSA.COM - John Herdman akhirnya melabuhkan pilihan untuk menduduki kursi pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia. Ia beralasan, visi yang jelas, pemain berkualitas dan basis pecinta sepakbola yang sangat fanatik menjadi alasan dirinya memilih Indonesia dan menolak pinangan dua negara lainnya yakni Jamaika dan Honduras.

Pada jumpa pers perkenalan resminya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026), Herdman mengatakan ketertarikannya memilih Indonesia adalah karena negara ini tempat yang tepat untuk dirinya karena mempunyai visi yang jelas, mempunyai pemain berkualitas, dan juga memiliki basis pencinta sepak bola yang sangat fanatik.

"Saya pernah bekerja di CONCACAF, saya punya pengalaman di sana. Namun, saya percaya dengan negara yang punya populasi 280 juta penduduk, yang di mana 90 persennya mencintai sepak bola. Mereka sangat mencintai sepak bolanya. Ini adalah tempat yang tepat," kata Herdman.

Herdman dikontrak dengan skema 2+2 atau dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Di Indonesia, ia juga akan memimpin timnas U-23 Indonesia.

Lebih lanjut, pria asal Inggris itu mengatakan pentingnya sinergi antar tim nasional kelompok umur, mulai U-17 sampai senior. Menurut dia, sinergi ini adalah hal terpenting agar para pemain muda cepat dan siap ketika mendapat panggilan masuk ke tim senior Indonesia.

"Jadi, bekerja dengan tim kepelatihan U-20, U-23, akan jadi sebuah hal yang penting ketika kita punya konsistensi di elemen filosofi. Seperti yang saya katakan sebelumnya, kerangka budaya dan taktik," tukasnya. 

Pada jumpa pers tersebut, PSSI juga memperkenalkan Cesar Meylan sebagai asisten pelatih fisik. Kehadiran Meylan membuat Herdman akan melanjutkan kerja sama dengan penyandang gelar Doktor (PhD) di bidang strength & conditioning itu setelah keduanya bersama-sama dalam satu tim selama lebih dari satu dekade, mulai di timnas putri Selandia Baru, timnas putri Kanada, timnas putra Kanada, sampai Toronto FC.



Reporter : Yanuar Prasetyo
Redaktur : M. Isa