RADARBANGSA.COM - Tim nasional (Timnas) Indonesia harus puas meraih hasil imbang 0-0 atas Malaysia pada laga kedua grup A divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9) malam di Stadion GBK, Jakarta. Justin Hubner dkk mengumpulkan empat poin dari dua laga yang sudah dimainkan.
Timnas Indonesia masih memiliki satu laga pamungkas melawan Bangladesh. Peluang meraih kemenangan sangat terbuka karena Bangladesh telah mengalami dua kekalahan tanpa mencetak satu pun gol dari dua laga.
Namun, Tim Garuda harus mencetak banyak gol untuk lolos karena saat ini anak asuh John Herdman kalah selisih gol dari Malaysia yang meraih kemenangan 3-0 atas Bangladesh. Sehingga, Timnas Indonesia setidaknya harus mencetak minimal tiga gol tanpa kebobolan dan hasil akhir pertandingan laga lainnya antara Malaysia melawan Singapura.
"Ya, tentu saja. Saya pikir semuanya belum berakhir. Jadi, kami fokus pada pertandingan berikutnya dan semoga kami bisa mengalahkan Bangladesh di laga selanjutnya," kata Justin Hubner dilansir dari antaranews, Selasa (29/9).
Soal jalannya laga, pemain Fortuna Sittard itu mengakui timnya bermain baik di laga ini, tetapi semuanya berubah sejak Indonesia kehilangan Thom Haye yang terkena kartu merah.
Ia mengakui setelah itu laga berjalan sulit untuk Indonesia. Mereka kesulitan mencetak gol, tetapi di sisi lain ia memberikan kredit khusus untuk lini pertahanan tim yang mampu menahan serangan bertubi-tubi Malaysia.
Aksi-aksi dari Justin Hubner, Elkan Baggott, Kevin Diks, Dean James, hingga kiper Maarten Paes yang melakukan banyak penyelamatan gemilang, membuat Indonesia kembali mengakhiri laga dengan clean sheet di SUGBK.
"Bermain dengan 10 pemain memang selalu sulit, tetapi jika melihat bagaimana kami bertahan di akhir pertandingan, saya pikir itu layak mendapat pujian besar untuk tim," ujar Hubner.
"Saya pikir semua orang ingin melihat kami menang, tetapi jika kami bisa bertahan seperti ini, tidak ada tim yang akan bisa mencetak gol ke gawang kami," tambahnya.