Mata Uang Asia Menguat pasca Langkah Penyelamatan Perbankan AS

| Selasa, 21/03/2023 15:40 WIB
Mata Uang Asia Menguat pasca Langkah Penyelamatan Perbankan AS Mata Uang Yuan dan Rupiah (Doc: CeknRicek)

RADARBANGSA.COM - Mayoritas mata uang Asia menguat pada Perdagangan Selasa, terdorong langkah penyelamatan Credit Suisse untuk menyelamatkan krisis perbankan di Amerika Serikat (AS).

Ringgit Malaysia memimpin apresiasi, dengan sebagian besar mata uang lain di wilayah tersebut menunjukkan pergerakan minimal, sementara ekuitas menghijau secara keseluruhan, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Selasa 21 Maret 2023.

Rupiah bertahan stabil, sementara peso Filipina tergelincir dan dolar Singapura turun 0,2% versus greenback.

Sebelum gejolak perbankan, banyak pelaku pasar memperhitungkan kenaikan suku bunga 50 basis poin (bp). Namun kini The Federal Reserve diperkirakan lebih landai menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan Rabu atau Kamis pagi WIB.

"Jika kita mendapatkan sinyal dovish dari (Chairman the Fed Jerome) Powell, kita mungkin melihat mata uang emerging Asia bangkit kembali karena greenback melemah," ungkap Glenn Yin, Kepala Riset AETOS Capital Group

Di wilayah tersebut, baht Thailand terdepresiasi sekitar 0,6%, menghentikan reli tiga hari. Negara itu membubarkan parlemennya, Senin, untuk membuka jalan bagi pemilihan umum pada Mei, yang diatur untuk membangkitkan kembali perebutan kekuasaan yang berlangsung lama antara lembaga yang didukung militer dan gerakan politik yang mendominasi pemilu selama dua dekade.

Namun, saham di Thailand menguat sejalan dengan rekan-rekan regionalnya.

Yuan China juga mendatar setelah melemah di awal sesi, bereaksi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga oleh the Fed yang akan melebarkan perbedaan imbal hasil dan membatasi kenaikan dalam mata uang tersebut.

Saham di Singapura memimpin kenaikan, melonjak lebih dari 1%, dengan saham di Manila bertambah sekitar 1%, sementara ekuitas di Jakarta dan Kuala Lumpur masing-masing menguat 0,7% dan 0,4%.

Tags : Rupiah , Kurs , Asia