KAI Perkuat Integrasi Stasiun Kereta Api dengan Moda Transportasi Pendukung Saat Mudik Lebaran

Minggu, 08 Februari 2026 08:02 WIB
Ilustrasi penumpang kereta api. (Foto: RRI)
Ilustrasi penumpang kereta api. (Foto: RRI)

RADARBANGSA.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat strategi angkutan Lebaran 2026 melalui penguatan integrasi antarmoda guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat saat peningkatan mobilisasi pada mudik libur Lebaran Idul Fitri 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pentingnya kereta api sebagai transportasi massal yang terhubung langsung dengan berbagai moda lanjutan, sehingga perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih efisien, nyaman, dan terdistribusi secara lebih merata.

"Penguatan integrasi antarmoda menjadi bagian penting dalam pengelolaan arus perjalanan nasional pada masa libur Lebaran yang ditandai dengan meningkatnya pergerakan masyarakat lintas wilayah," kata Anne dalam keterangannya dikutip Minggu (8/2/2026).

Dia menyampaikan konektivitas kereta api dengan moda lanjutan seperti kereta perkotaan, layanan bus, hingga angkutan lanjutan di kawasan perkotaan, mendukung perjalanan end-to-end bagi pelanggan dari titik keberangkatan hingga tujuan akhir.

Di kawasan Jabodetabek, kata Anne, KAI menghadirkan kemudahan akses melalui stasiun-stasiun yang terintegrasi langsung dengan layanan KRL Commuter Line, sehingga masyarakat tidak selalu harus memulai perjalanan dari stasiun utama di pusat kota.

Stasiun seperti Stasiun Bekasi, Stasiun Cikarang, dan Stasiun Jatinegara memungkinkan pemudik melakukan perjalanan kereta api jarak jauh dengan terlebih dahulu menggunakan KRL dari wilayah penyangga.

"Skema ini membantu mengurangi kepadatan di stasiun pusat sekaligus memperluas pilihan titik keberangkatan," ujarnya.

Sementara itu, Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen tetap berperan sebagai simpul utama kereta api jarak jauh yang terintegrasi dengan layanan TransJakarta, angkutan lanjutan, serta akses taksi dan kendaraan sewa.

"Integrasi ini memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan menuju berbagai kawasan di Jakarta dan sekitarnya tanpa hambatan berarti," tuturnya.

Sejalan dengan strategi tersebut, KAI mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang perjalanan pada tanggal-tanggal awal masa Angkutan Lebaran.

"Langkah ini diharapkan dapat membantu pemerataan arus penumpang sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pelanggan," tambahnya.



Reporter : Sugito
Redaktur : M. Isa