OJK Gandeng Inggris Perkuat Pembiayaan Iklim

Kamis, 26 Februari 2026 15:30 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (Doc: Pexels/Pixabay)
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (Doc: Pexels/Pixabay)

RADARBANGSA.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan meluncurkan Indonesia-UK Working Group on Climate Financing sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan sektor keuangan terhadap risiko perubahan iklim. Inisiatif ini digagas bersama mitra dari Inggris untuk mendorong pembiayaan berkelanjutan dan memperluas akses pendanaan proyek hijau di Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya, OJK menyampaikan bahwa kelompok kerja ini akan menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat kerangka pembiayaan iklim, termasuk pengembangan instrumen keuangan hijau, peningkatan kapasitas manajemen risiko, serta penyelarasan praktik pelaporan terkait risiko perubahan iklim.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi sistem keuangan Indonesia menuju sistem yang selaras dengan iklim merupakan bagian integral dari komitmen OJK dan sektor jasa keuangan dalam mendukung arah pembangunan nasional berkelanjutan.

“Kami menyambut baik dukungan kuat Pemerintah Britania Raya dan Kedutaan Besar Britania Raya dalam mendorong pembentukan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim bersama OJK. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat inovasi pembiayaan transisi sekaligus memperdalam kemitraan strategis antara Indonesia dan Britania Raya,” kata Friderica dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/26).

OJK menilai risiko perubahan iklim dapat berdampak pada kualitas aset dan stabilitas sistem keuangan apabila tidak dikelola secara memadai. Karena itu, penguatan kebijakan dan kerja sama internasional dinilai penting agar sektor jasa keuangan lebih siap menghadapi tantangan transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Melalui inisiatif ini, regulator dan perbankan diharapkan mampu mempercepat pengembangan pasar keuangan hijau sekaligus menjaga stabilitas industri di tengah dinamika global.




Reporter : Anata Lu’luul Jannah
Redaktur : Ahmad Zubaidi