Menkeu Purbaya Sebut Pemerintah Tak Mau Gegabah Ubah Kebijakan Fiskal Terkait Minyak Global

Rabu, 11 Maret 2026 11:01 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan RI). (Foto: Kemenkeu RI)
Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan RI). (Foto: Kemenkeu RI)

RADARBANGSA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah mencermati kenaikan harga minyak global dengan pendekatan yang hati-hati agar tidak terburu-buru mengubah kebijakan fiskal.

Hal itu disampaikan Purbaya menyikapi harga minyak dunia yang mengalami fluktuasi tajam dalam tiga hari terakhir (8–10 Maret 2026) serta dampaknya terhadap kenaikan harga BBM menjelang Idul Fitri di Indonesia.

"Jadi kita lihat, pastikan betul nggak naik, betul nggak turun. Begitu beberapa hari, beberapa minggu naik. Ya sudah, kita bisa antisipasi naik terus. Ini kan nggak, naik, tiba-tiba turun lagi," katanya dilansir ari antaranews, Rabu (11/3/2026).

Purbaya mengatakan, pemerintah akan terlebih dahulu memastikan arah pergerakan harga sebelum mengambil langkah penyesuaian dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia menjelaskan, lonjakan harga minyak yang terjadi saat ini masih relatif baru sehingga belum cukup menjadi dasar untuk mengubah asumsi anggaran, termasuk terkait subsidi energi.

"Nanti, kalau harga minyak turun, kita ubah lagi. Repot kan. Jadi, menetapkan respons APBN itu lebih hati-hati dibanding dengan merespons gerakan saham," ujar Menkeu.

Menurut Purbaya, subsidi BBM dari APBN yang berlaku saat ini ditentukan dalam setahun anggaran senilai 70 dolar AS per barel.

"Ini kan baru beberapa hari naiknya. Kita kan subsidinya setahun penuh, rata-rata setahun 70 dolar AS per barel, asumsi kita. Ini kan baru beberapa hari saja," tuturnya. 

Menurutnya, perubahan kebijakan fiskal membutuhkan pertimbangan yang lebih matang dibanding respons pasar keuangan yang bersifat harian.

"Jadi, kita pastikan dulu seperti apa arah gerakannya. Setelah benar-benar jelas, baru kita ajak semua pihak untuk mengambil Langkah," tambahnya.



Reporter : Fauzan
Redaktur : M. Isa