RADARBANGSA.COM - Angin segar berembus bagi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kini, aset tak berwujud seperti merek dagang, karya digital, hingga hak cipta bisa disulap menjadi agunan pinjaman bank. Gebrakan inovatif ini lahir dari kesepakatan antara Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, dan Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya.
Dalam pertemuan strategis tersebut, pemerintah pusat sepakat mendapuk NTB sebagai role model (percontohan) nasional untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus sektor ekonomi kreatif.
"Jika skema pembiayaan ekonomi kreatif ini dapat berjalan baik di NTB, maka modelnya dapat menjadi contoh nasional. NTB siap menjadi laboratorium kebijakan," tegas pria yang akrab disapa Miq Iqbal tersebut.
Nantinya, para kreator lokal yang lolos kurasi berpeluang mendapatkan suntikan dana segar hingga ratusan juta rupiah.
Eksekusi program pembiayaan berbasis Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP) ini akan menggandeng Bank NTB Syariah sebagai garda terdepan penyaluran di daerah.
Menteri Teuku Riefky Harsya menyambut antusias kesiapan NTB. Ia menilai provinsi ini memiliki peta jalan yang sangat tajam dalam memajukan industri kreatif.
"NTB memiliki visi yang jelas. Karena itu kami melihat NTB sangat tepat untuk menjadi role model nasional dalam implementasi KUR ekonomi kreatif," puji Menteri Riefky.
Tak sekadar berkutat pada urusan permodalan, Miq Iqbal rupanya juga membawa cetak biru pengembangan ekosistem digital raksasa untuk wilayahnya.
Ia menegaskan, masa depan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tak boleh melulu bergantung pada hiruk-pikuk event balap dan gemerlap hotel berbintang semata.
Mandalika kini diproyeksikan untuk disulap menjadi ekosistem digital yang ramah bagi kaum digital nomad, sehingga roda ekonomi bisa berputar sepanjang tahun.
Bahkan, kawasan pesisir ini tengah dibidik sebagai lokasi strategis pembangunan pusat data (data center) bertenaga surya untuk kawasan Indonesia Timur.
Melalui integrasi pariwisata, teknologi, dan industri kreatif ini, Pemprov NTB optimistis mampu melahirkan talenta unggulan yang mendunia.