RADARBANGSA.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional tanpa adanya penambahan anggaran. Hal tersebut dikatakannya merespons pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen (year-on-year/yoy) pada triwulan I 2026.
"Kemarin kita bisa berhasil, dengan anggaran yang sama, tanpa uang tambahan, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat," kata Purbaya dilansir dari antaranews, Kamis (7/5/2026).
Sebagai catatan, rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional bergerak di ambang 5 persen. Untuk pergerakan per triwulan, perekonomian nasional pada triwulan I 2025 tercatat pada level 4,87 persen (yoy). Sedangkan catatan terakhir pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi berada pada level 5,39 persen (yoy).
Menurut Purbaya, salah satu faktor pendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi adalah injeksi dana pemerintah ke perbankan. "Dengan hanya memindahkan uang dari BI ke perbankan, antara itu ya, di samping program-program lain tentunya. Artinya, saya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa modal," tambahnya.
Dengan kinerja ekonomi triwulan I, Purbaya optimistis bisa mendorong pertumbuhan ke arah 6 persen hingga akhir tahun.