UMKM Center Deli Serdang Jadi Ruang Baru Pelaku Usaha untuk Naik Kelas

Selasa, 08 September 2026 12:01 WIB
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan saat meresmikan UMKM Center di atas lahan seluas 3.349 meter persegi di Kecamatan Lubuk Pakam. (Foto: Antara)
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan saat meresmikan UMKM Center di atas lahan seluas 3.349 meter persegi di Kecamatan Lubuk Pakam. (Foto: Antara)

RADARBANGSA.COM - Upaya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas mulai diwujudkan melalui pembangunan dan pengembangan UMKM Center di Kecamatan Lubuk Pakam.

Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 3.349 meter persegi tersebut menjadi ruang usaha yang lebih layak bagi para pelaku UMKM sekaligus bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menata aktivitas ekonomi masyarakat.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menegaskan dukungan terhadap UMKM harus diwujudkan dalam bentuk nyata dan berkelanjutan, bukan sebatas kegiatan seremonial.

"Kalau ingin mengangkat harkat dan martabat UMKM, kita harus benar-benar memberikan support. Ini bukan seremonial belaka," katanya di Lubuk Pakam, Senin (7/9/3026).

Menurut Asri, UMKM Center di Lubuk Pakam dapat menjadi model penataan ruang usaha yang nantinya dikembangkan di wilayah lain. Pemkab Deli Serdang bahkan menargetkan konsep serupa hadir di seluruh kecamatan.

"Saya mau ada di 22 kecamatan. Pemda yang akan bangun. Kita jadikan area seperti ini, ditata agar tidak kumuh dan semuanya dilakukan pemerataan," katanya.

Ia mengatakan pemerataan fasilitas UMKM penting agar pelaku usaha di berbagai wilayah Deli Serdang memperoleh kesempatan yang sama untuk mengembangkan usahanya.

Tak hanya menyediakan tempat berjualan, Pemkab Deli Serdang juga memperkuat ekosistem UMKM melalui pengembangan koperasi. Seluruh pelaku usaha yang beraktivitas di UMKM Center diarahkan menjadi anggota Koperasi Deli Serdang Sehat.

Dua tenant di kawasan tersebut juga dikembangkan sebagai Pondok UMKM dan toserba yang menjadi unit usaha koperasi.

Asri berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama oleh para pelaku usaha. Menurut dia, kebersihan, kenyamanan, serta kualitas produk menjadi faktor penting agar UMKM Center mampu berkembang dan menarik lebih banyak pengunjung.

"Harganya murah, rasanya enak, bersih dan halal," katanya.

Ke depan, UMKM Center diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi bagi masyarakat Lubuk Pakam dan sekitarnya, tetapi juga mampu menjadi salah satu tujuan bagi pengunjung dari wilayah lain.

"Jadikan unit usaha ini untuk menghidupi kehidupan. Mohon jaga dan rawatlah," katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban UMKM Center Ijon Tuah Purba mengapresiasi perhatian Pemkab Deli Serdang yang memberikan ruang usaha lebih representatif kepada pelaku UMKM.

Ia mengatakan sebelum menempati UMKM Center, sejumlah pelaku usaha berjualan menggunakan tenda-tenda kecil di sekitar Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah.

"Dari tenda-tenda kecil, kami diberi tempat yang istimewa. Ini tentu menjadi semangat bagi kami untuk naik kelas," ujarnya.

Menurut Ijon, keberadaan UMKM Center tidak hanya memberikan tempat usaha yang lebih nyaman, tetapi juga berdampak langsung terhadap pendapatan para pedagang.

"Sebelum kesini (omset) per hari 100 ribuan, setelah disini bisa di atas 400-500 ribu per hari," katanya.

Peningkatan omzet tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa penyediaan ruang usaha yang layak dapat memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan usaha masyarakat. Dengan dukungan fasilitas, koperasi, penataan kawasan, serta peningkatan kualitas produk, UMKM Center Deli Serdang diharapkan menjadi pijakan baru bagi pelaku usaha untuk tumbuh dan naik kelas.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri