Gudeg, Cita Rasa Legendaris dari Tanah Yogyakarta

Sabtu, 30 Agustus 2025 12:02 WIB
Potret seporsi nasi gudeg khas yogyakarta. (Foto: visiting jogja)
Potret seporsi nasi gudeg khas yogyakarta. (Foto: visiting jogja)

RADARBANGSA.COM - Gudeg kini menjadi salah satu ikon kuliner Yogyakarta yang populer hingga ke mancanegara.

Tidak hanya wisatawan domestik, turis asing pun kerap berburu kelezatan masakan tradisional ini.

Makanan khas yang berbahan dasar nangka muda (gori) atau rebung ini dimasak dengan santan serta racikan rempah khas, dan telah berkembang di Yogyakarta sejak berabad-abad lalu.

Berdasarkan catatan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta melalui laman kebudayaan.jogjakota.go.id, serat Centhini menyebut gudeg sudah dikenal sejak abad ke-16 atau 17, bahkan sebelum Kesultanan Yogyakarta berdiri.

Kala itu, gudeg kerap dijajakan saat keramaian yang disertai pertunjukan wayang, sekaligus menjadi hidangan jamuan tamu di pedesaan Jawa.

Ciri khas gudeg Yogyakarta terletak pada rasanya yang manis, warna cokelat kemerahan, serta kuah santan kental atau areh.

Hidangan ini biasanya disajikan bersama ayam, telur, tahu, tempe bacem, hingga sambal goreng krecek.

Proses memasak gudeg membutuhkan waktu berjam-jam hingga menghasilkan cita rasa dan warna khas, dengan dua varian utama, yakni gudeg basah dan gudeg kering.

Selain menjadi identitas kuliner, gudeg juga berperan penting dalam mendorong ekonomi masyarakat melalui industri kuliner dan pariwisata di Yogyakarta.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : M. Isa