Fesyen Muslim Indonesia Kian Mendunia, Pemerintah Dorong Kolaborasi Modest Fashion Nasional

Minggu, 19 Oktober 2025 16:06 WIB
Kementerian Perindustrian (foto: istimewa)
Kementerian Perindustrian (foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM – Industri fesyen muslim atau yang kini dikenal sebagai industri modest fashion terus menunjukkan pertumbuhan yang konsisten di Indonesia. Tren positif ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di pasar domestik, tetapi juga mengantarkannya menjadi salah satu pemain utama dalam industri modest fashion dunia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pusat fesyen muslim global. Selain karena jumlah penduduk muslim yang besar, kreativitas para desainer dan kekayaan budaya nusantara menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia internasional.

“Dengan bekal kreativitas para desainer, kekayaan alam dan budaya, inovasi desain yang khas, serta jumlah penduduk muslim yang besar, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk mendominasi pasar fesyen muslim internasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/10).

Untuk memperkuat pertumbuhan dan pengembangan industri modest fashion nasional, pemerintah terus menggandeng berbagai pemangku kepentingan agar manfaat dan dampaknya semakin luas. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan penyelenggaraan berbagai acara dan pameran yang menjadi wadah bagi pelaku industri modest fashion untuk menampilkan karya, memperluas pasar, dan memperkuat jejaring antar pelaku industri.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mengungkapkan, sektor modest fashion memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.

“Berdasarkan State of Global Islamic Economy Report (SGIER) 2024/2025, pada tahun 2023 pengeluaran konsumen muslim di enam sektor utama mencapai USD2,43 triliun, dan diproyeksikan meningkat sebesar 5,3 persen menjadi USD3,36 triliun pada tahun 2028,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2025 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Reni menyampaikan bahwa ajang IN2MOTIONFEST 2025 merupakan agenda tahunan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan Indonesia Fashion Chamber (IFC). Tahun ini, pameran tersebut mengusung tema “One Vision, One Movement: Advancing Indonesia Modest Fashion Through Synergy & Collaboration.”

Tema itu mencerminkan semangat gerakan kolektif dan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. Melalui pameran ini, para pelaku industri, desainer, UMKM, dan pemangku kebijakan dapat bersinergi dalam memperluas pasar sekaligus memperkenalkan kekayaan kain tradisional nusantara kepada dunia.

Reni Yanita menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan acara tersebut.

“Kami optimistis, keterlibatan berbagai pihak akan mempercepat perkembangan industri fesyen muslim di Indonesia sekaligus mengangkat potensi kain wastra nusantara agar dapat menembus pasar internasional,” ujarnya.



Reporter : Yanuar Prasetyo
Redaktur : M. Isa