RADARBANGSA.COM - Film Supergirl yang menjadi bagian dari jagat sinematik DC Universe (DCU) semakin memperluas semesta ceritanya dengan menghadirkan antagonis baru berupa bajak laut luar angkasa. Karakter ini akan menjadi salah satu ancaman utama dalam perjalanan kosmik Kara Zor-El, yang dijadwalkan tayang pada 26 Juni 2026.
Aktor Diarmaid Murtagh dipercaya memerankan karakter Drom Baxton, sosok tangan kanan dari kelompok kriminal antargalaksi bernama The Brigands. Kelompok ini dipimpin oleh Krem of the Yellow Hills, figur pemimpin bajak laut luar angkasa yang dikenal brutal dan terlibat dalam berbagai kejahatan lintas planet, termasuk perdagangan manusia dan perompakan antargalaksi.
Kehadiran kelompok kriminal kosmik ini menandai arah cerita Supergirl yang lebih gelap dan kompleks, tidak hanya berfokus pada pertarungan fisik, tetapi juga konflik moral dan kemanusiaan. Supergirl digambarkan harus menghadapi ancaman yang bukan sekadar musuh biasa, melainkan jaringan kejahatan terorganisir di luar angkasa.
Film ini juga dibintangi Milly Alcock sebagai Supergirl, David Krumholtz sebagai Zor-El, serta Jason Momoa sebagai Lobo, karakter pemburu bayaran luar angkasa yang karismatik dan penuh aksi. Perpaduan karakter ini menghadirkan dinamika cerita yang lebih kaya dan memperkuat skala epik film tersebut.
Supergirl diadaptasi dari komik Supergirl: Woman of Tomorrow karya Tom King dan Bilquis Evely, yang dikenal dengan nuansa emosional, gelap, dan reflektif. Adaptasi ini menjanjikan eksplorasi karakter Supergirl yang lebih manusiawi, tidak hanya sebagai pahlawan super, tetapi juga sebagai individu yang bergulat dengan trauma, empati, dan pencarian jati diri.
Dengan latar luar angkasa, karakter antagonis kosmik, dan konflik lintas galaksi, film ini diproyeksikan menjadi salah satu proyek DCU yang paling ambisius, sekaligus membuka babak baru bagi pengembangan karakter Supergirl dalam semesta DC modern.