RADARBANGSA.COM - Kulon Progo tak hanya dikenal dengan panorama alamnya yang memikat, tetapi juga memiliki beragam kuliner khas yang cocok dijadikan oleh-oleh.
Mulai dari makanan tradisional hingga minuman khas daerah, berbagai pilihan buah tangan ini menjadi favorit wisatawan saat berkunjung ke wilayah barat Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut.
Berikut delapan oleh-oleh khas Kulon Progo yang wajib dibawa pulang:
1. Gula Semut
Gula semut menjadi salah satu oleh-oleh khas Kulon Progo yang cukup populer. Produk olahan dari nira kelapa atau gula aren ini memiliki tekstur halus menyerupai gula pasir. Selain sering digunakan sebagai campuran makanan tradisional, gula semut juga dikenal memiliki daya simpan lebih lama dibanding gula merah biasa. Harga jualnya berkisar Rp10 ribu hingga Rp40 ribu.
2. Cetot
Cetot merupakan camilan berbahan dasar singkong dengan bentuk lonjong dan tekstur kenyal. Makanan tradisional ini biasanya disajikan bersama parutan kelapa sehingga menghasilkan cita rasa manis dan gurih. Namun, cetot tidak tahan lama sehingga lebih cocok dijadikan oleh-oleh untuk perjalanan jarak dekat.
3. Kopi Menoreh
Kawasan Perbukitan Menoreh tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga terkenal sebagai penghasil kopi khas Kulon Progo. Terdapat dua jenis kopi yang diproduksi, yakni robusta dan arabika, dengan cita rasa khas pegunungan. Produk kopi ini dijual mulai Rp15 ribu per 100 gram.
4. Teh Sangrai
Wisatawan yang berkunjung ke Kebun Teh Nglinggo dapat menemukan teh sangrai khas Kulon Progo yang diproduksi masyarakat setempat. Teh ini memiliki aroma kuat dan proses pengolahan yang unik. Harga per kemasan dibanderol mulai Rp20 ribuan.
5. Wingko
Selain terkenal di Semarang, wingko khas Kulon Progo juga memiliki banyak penggemar. Penganan berbahan kelapa muda, tepung ketan, dan gula ini memiliki tekstur lembut dengan rasa manis legit. Wingko mudah ditemukan di toko oleh-oleh, stasiun, maupun pusat wisata.
6. Bakpia
Bakpia menjadi salah satu buah tangan yang banyak diburu wisatawan di Kulon Progo. Kini, bakpia hadir dengan berbagai varian rasa seperti kacang hijau, keju, nanas, durian, hingga cokelat. Salah satu yang cukup dikenal yakni bakpia yang diproduksi langsung dalam kondisi hangat atau fresh from the oven.
7. Cenil
Cenil berbahan dasar tepung kanji dengan tekstur kenyal dan rasa manis gurih dari gula jawa serta parutan kelapa. Makanan tradisional ini dahulu sempat menjadi alternatif makanan pokok saat masa paceklik di Pulau Jawa. Namun, cenil memiliki daya tahan cukup singkat sehingga perlu disimpan dengan baik.
8. Geblek
Geblek menjadi makanan khas Kulon Progo yang paling ikonik. Camilan berbahan pati singkong ini memiliki tekstur kenyal dan biasanya disajikan bersama sambal kecap atau tempe benguk. Selain rasanya yang khas, geblek juga cukup tahan lama dan mudah ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh maupun rumah makan tradisional.