Rasisme Dosa Pertama Iblis

| Senin, 08/02/2021 17:26 WIB
Rasisme Dosa Pertama Iblis rasis (islami.co)

RADARBANGSA.COM - Rasisme adalah sebuah tindakan dan prasangka negatif yang berkaitan dengan ras. Membeda-bedakan seseorang melalui sebuah rasnya adalah perbuatan yang tidak baik karena mengahasilkan kensenjangan dan ketidaksetaraan sosial dalam masyarakat. Dalam agama Islam merupakan tindakan yang melanggar syariat dan termasuk pada dosa yang cukup berat.

Manusia diciptakan berbeda-beda agar bisa saling mengenal satu sama lain, dan perbedaan tersebut diciptakan oleh Allah SWT, Alquran berpesan:

‎يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS al-Hujarat: 13)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

‎يَا أَيُّهَا النَّاسُ، أَلَا إِنَّ رَبكُمْ وَاحِدٌ، وَإِنَّ أَباكُمْ وَاحِدٌ، أَلَا لَا فَضْلَ لِعَرَبيٍّ عَلَى أَعْجَمِيٍّ، وَلَا لِعَجَمِيٍّ عَلَى عَرَبيٍّ، وَلَا لِأَحْمَرَ عَلَى أَسْوَدَ، وَلَا أَسْوَدَ عَلَى أَحْمَرَ، إِلَّا بالتَّقْوَى.

“Wahai manusia, ingatlah bahwa Tuhan kalian satu, dan bapak kalian juga satu. Ingatlah, tidak ada keunggulan bagi orang Arab atas orang ‘ajam (non-Arab), tidak pula orang ‘ajam atas orang Arab, tidak pula orang berkulit merah atas orang berkulit hitam, dan tidak pula orang berkulit hitam di atas orang berkulit merah; kecuali atas dasar ketakwaan. (HR Ahmad)

Manusia di dunia ini sama saja, tidak dibedakan melalui ras atau kondisi fisik. Rasulullah menganjurkan kita untuk membedakan manusia tidak lain hanya berdasarkan ketakwaan kepada Allah SWT. Perbuataan rasisme merupakan hal yang dibenci Rasulullah SAW, karena rasisme adalah tindakan seperti perbuatan iblis.

Mengutip NU Online, Seperti yang Iblis alami, rasisme menjerumuskan seseorang pada keangkuhan. Rasisme dan kesombongan Iblis termasuk dosa yang cukup berat. Hal itu digambarkan Allah dengan pengusiran Iblis dari surga diikuti dengan vonis sebagai bagian dari golongan makhluk yang hina. Demikian, permintaan Iblis untuk hidup lebih lama hingga hari kebangkitan dipenuhi Allah (QS [7]: 13-15), dan inilah kesempatan ia menjerumuskan manusia untuk mengikuti jejaknya sebagai makhluk yang ingkar, sombong, juga rasis.

Tertulis dalam Alquran Surat al-A’raf.

‎وَلَقَدْ خَلَقْنَاكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنَاكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ لَمْ يَكُنْ مِنَ السَّاجِدِينَ

“Sesungguhnya Kamilah yang menciptakan kamu (Adam) lalu Kami beri kamu bentuk, kemudian Kami katakan kepada para malaikat, ‘Sujudlah kamu kepada Adam!’ Mereka pun bersujud, kecuali iblis; ia menolak bersama mereka yang bersujud. (QS [7]: 11)

‎قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ. قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ

“Allah berfirman, ‘Apakah yang menghalangimu bersujud (kepada Adam) ketika Kuperintahkan kepadaMu?’ Iblis menjawab, ‘Kami lebih baik daripada dia: Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Kau ciptakan dari tanah’.” (QS [7]: 12)

Melalui kisah Iblis tersebut, kita bisa mengambil hikmah bahwa Allah SWT adalah satu-satunya pencipta seluruh makhluk di alam semesta ini (rabbul ‘âlamîn) dan semoga kesadaran kita dibuka bahwa seluruh manusia sesunggunya adalah saudara dan setara.

Tags : Iblis , rasisme

Berita Terkait