Gus Menteri: Dana Desa Bakal Dipakai untuk PKTD Produktif

| Minggu, 25/10/2020 20:10 WIB
Gus Menteri: Dana Desa Bakal Dipakai untuk PKTD Produktif Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar (foto: kemendesagoid)

TUBAN, RADARBANGSA.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan Dana Desa pada tahun 2020 ini sebesar Rp71,190 Triliun. Dana ini juga digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19 seperti Desa Lawan Covid-19, Ruang Isolasi di desa, Gerbang Desa, BLT, dan Pola Hidup Bersih. 

"Ini ternyata berdampak sangat positif sehingga penularan di desa relatif sangat kecil dibanding grafik nasional, sekitar lima persen," kata Gus Menteri, sapaan akrabnya dalam siaran pers kemendesagoid, Sabtu 24 Oktober 2020.
 
Gus Menteri menjelaskan, Dana Desa terpakai untuk Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), infrastruktur sebelum Covid-19, Relawan Desa Lawan Covid-19 dan BLT Dana Desa hingga 20 Oktober itu sudah terpakai Rp44 Triliun.
 
"Dana tersisa Rp29 Triliun dengan sistematika Rp11 Triliun nanti akan habis biaya BLT hingga Desember 2020," jelasnya.
 
Sisa anggaran sekitar Rp18 Triliun yang diminta oleh Gus Menteri, sesuai dengan Surat Edaran dipakai untuk PKTD Produktif. Gus Menteri mencontohkan PKTD Produktif seperti penataan dan revitalisasi Desa Wisata. Jadi proyeknya gunakan PKTD yang libatkan warga miskin, pengangguran dan kelompok marjinal lain.
 
Yang digarap adalah Desa Wisata yang berarti ada pengurangan pengangguran dan peningkatan daya beli dan lokasi wisatanya menjadi bersih, "Itu produktif. Atau Ketahanan Pangan yaitu lahan-lahan yang kosong digarap dengan PKTD," imbuhnya.

 

Tags : Gus Menteri , Kemendes PDTT , Dana Desa