Mudik Dilarang, Gus Menteri Sarankan Kirimkan Saja Uangnya ke Keluarga di Kampung

| Jum'at, 16/04/2021 17:22 WIB
Mudik Dilarang, Gus Menteri Sarankan Kirimkan Saja Uangnya ke Keluarga di Kampung Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar (foto: kemendesagoid)

RADARBANGSA.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengimbau warga desa yang saat ini berada di tanah rantau untuk kembali menunda mudik.

Gus Menteri, sapaan akrabnya menyarankan, uang yang telah dipersiapkan untuk mudik tahun ini diberikan saja kepada keluarga di desa. Uang yang ditransfer oleh perantau kepada keluarganya di desa akan membantu meningkatkan perputaran ekonomi dalam suasana hari raya Idul Fitri di tengah pandemi ini. 

“Saya imbau tolong jangan mudik. Kirimkan saja duitnya lewat pos, wesel, atau bank ke keluarga di desa. Yang penting semuanya sehat,” ujar Gus Menteri, Kamis 15 April 2021.

Di samping itu, Gus Menteri mengajak warga desa untuk mengisi kegiatan di Bulan Ramadan dengan tetap menjaga protokol kesehatan, “Ayo seluruh warga desa untuk bersama-sama mengimbau kepada keluarga yang di rantau, agar jangan pulang dulu. Saling mengikhlaskan, mendoakan biar yang di desa tenang, yang dirantau juga tenang,” ajaknya.

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, kebijakan larangan mudik menjadi upaya yang harus dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Meski demikian, lanjutnya, upaya-upaya pemerintah tetap dijalankan agar perputaran ekonomi di hari raya dapat tetap berjalan.

“Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi terus melakukan pengecekan terkait dana desa yang sudah tersalur dan yang sudah termanfaatkan supaya ekonomi menggeliat. Supaya Ramadan ini, bisa dinikmati oleh siapapun dia, termasuk yang kekurangan akibat Covid-19,” ujarnya.

Tags : Gus Menteri , Kemendes PDTT , Larangan Mudik