Pemkab Banyuwangi Dukung Langkah KAI Lindungi Penumpang dari Pelecehan Seksual

Jum'at, 05 September 2025 17:02 WIB
Ipuk Festiandani (Bupati Banyuwangi). (Foto: adatah_info)
Ipuk Festiandani (Bupati Banyuwangi). (Foto: adatah_info)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian untuk mencegah pelecehan seksual di ruang publik, termasuk di transportasi umum seperti kereta api.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember yang telah menghadirkan berbagai inovasi pelayanan demi kenyamanan dan keamanan penumpang.

"Salah satunya KAI memiliki sistem female sit map, di mana penumpang perempuan bisa memilih tempat duduk," ujarnya di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (4/9/2025).

Menurut Ipuk, adanya sistem tersebut menjadi langkah nyata pencegahan yang patut didukung karena kereta api kini menjadi salah satu moda transportasi utama masyarakat. Ia menambahkan, perlindungan penumpang, khususnya perempuan, harus menjadi prioritas bersama.

"Penanaman kesadaran dan edukasi untuk mencegah perilaku buruk termasuk pelecehan harus dilakukan sejak dini dimulai dari lingkungan keluarga. Masyarakat dan juga perangkat berwenang lainnya harus ikut mendukung," kata Bupati Ipuk.

Sementara itu, Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro menjelaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi bersama komunitas pecinta kereta api Osing Train Community (OTC). Kegiatan tersebut digelar di Stasiun Banyuwangi Kota untuk memberikan pemahaman pentingnya menciptakan ruang aman bagi semua penumpang.

Cahyo juga mengimbau masyarakat untuk berani melapor jika mengalami atau menyaksikan pelecehan. Laporan dapat disampaikan langsung kepada petugas stasiun, kondektur, polisi khusus kereta api (Polsuska), maupun melalui media sosial resmi KAI.

"Kami juga memberi sanksi tegas berupa blacklist kepada pelanggan yang terbukti melakukan tindak pelecehan seksual, baik di stasiun maupun di atas kereta api," ucapnya.



Reporter : Arif Setiawan
Redaktur : M. Isa