Hari Jadi ke-666, DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Istimewa

Jum'at, 05 September 2025 19:02 WIB
Pimpinan DPRD bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota foto bersama mantan pimpinan dewan. (Foto: nabiel)
Pimpinan DPRD bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota foto bersama mantan pimpinan dewan. (Foto: nabiel)

RADARBANGSA.COM - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo, DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Paripurna pada Kamis (4/9).

Acara yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong peningkatan fasilitas pembangunan.

Rapat paripurna kali ini berlangsung istimewa.

Hadir Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, jajaran Forkopimda, serta mantan ketua dan wakil ketua DPRD Kota Probolinggo.

Para tamu undangan kompak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran wali kota dan jajaran Forkopimda disambut langsung oleh Ketua DPRD bersama seluruh anggota dewan.

Kemeriahan acara turut dimeriahkan penampilan Tari Lenggang oleh pelajar SMKN 1 Kota Probolinggo, serta Tari Wanbi Wagia dari Papua yang dibawakan siswa SMPK Mater Dei Kota Probolinggo.

Ketua DPRD Kota Probolinggo, Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi bukan hanya seremonial, melainkan sarana refleksi perjalanan panjang Kota Probolinggo.

Menurutnya, semangat kebersamaan, perjuangan, dan gotong royong yang diwariskan para leluhur harus terus dijaga dan dikembangkan.

“DPRD sebagai representasi masyarakat berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan, pemerataan ekonomi, serta peningkatan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” ujarnya.

Syntha juga berharap momentum Hari Jadi ke-666 ini menjadi titik penguat persatuan, menjaga kondusivitas, serta mendorong Kota Probolinggo semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi juga menjadi pengingat akan sejarah dan warisan leluhur sekaligus penegasan komitmen membangun kota.

“Alhamdulillah, di tahun 2025 berbagai program pembangunan dapat kita capai bersama. Mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, investasi, inovasi pemerintahan, ekonomi kerakyatan, hingga stabilitas pangan,” tuturnya.

Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan masyarakat yang sejalan dengan visi Kota Probolinggo: Tangguh, Berkelanjutan, Sejahtera, Modern, dan Adaptif.

Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo mengangkat tema Semangat Bersatu Mewujudkan Kreativitas Kearifan Lokal dan Kemandirian untuk Kota Probolinggo Bersolek.

Menurut Wali Kota, Probolinggo Bersolek bukan sekadar memperindah kota, melainkan simbol transformasi menuju kota yang bersih, ramah, lestari, edukatif, dan kreatif.

Senada dengan itu, mantan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo periode 2004-2009, As’ad Anshari, menyampaikan harapannya agar pembangunan Kota Probolinggo terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman serta memanfaatkan potensi yang ada.

“Aspek potensi buatan yang dimiliki Kota Probolinggo harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini berbeda dengan Kabupaten Probolinggo yang seharusnya lebih memaksimalkan potensi alamnya yang kaya,” pungkasnya.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : M. Isa