Kupang Darurat HIV/AIDS, Gubernur NTT: Ini Ancaman Serius untuk Generasi Muda

Senin, 20 Oktober 2025 22:31 WIB
Ilustrasi Peringatan Penyebaran HIV/AIDS. (Foto: hellosehat)
Ilustrasi Peringatan Penyebaran HIV/AIDS. (Foto: hellosehat)

RADARBANGSA.COM - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menyoroti tingginya angka kasus HIV/AIDS di Kota Kupang yang kini merambah hingga kalangan pelajar. Berdasarkan laporan dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPAD) Kota Kupang, sejak Januari hingga September 2025 jumlah kasus HIV/AIDS di ibu kota provinsi itu mencapai 2.539 kasus.

“Kita akan seriuskan penerapan peraturan tentang jam belajar. Fenomena ini, khususnya penyakit sosial hingga HIV/AIDS yang menyasar generasi muda di sekolah harus dicegah sejak dini agar tidak mengancam masa depan mereka,” katanya di Kupang, Senin (20/10/2025).

Hal ini disampaikan Gubernur Melki menanggapi tingginya kasus HIV/AIDS yang kian meresahkan bahkan hingga menyasar pelajar. Ia menilai situasi tersebut sebagai tanda bahaya yang perlu segera direspons oleh semua pihak.

“Ini alarm serius bagi kita semua,” tegasnya.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa penanganan HIV/AIDS memerlukan sinergi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar penanggulangan bisa berjalan efektif.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu melibatkan akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media agar upaya penanggulangan HIV/AIDS lebih efektif, terutama dalam kondisi kebijakan efisiensi anggaran saat ini,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris KPAD Kota Kupang Julius Tanggu Bore mengatakan pihaknya sangat menyesalkan adanya temuan prostitusi yang menyasar hingga ke pelajar di Kota Kupang. Menurutnya, KPAD telah melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari layanan mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) yang dilakukan rutin setiap tiga bulan, pemberian layanan PrEP (obat pencegahan HIV), hingga sosialisasi di komunitas populasi kunci.



Reporter : Arif Setiawan
Redaktur : Rahmad Novandri