Pemkot Blitar Latih Aparatur Hadapi Ancaman Siber

Rabu, 22 Oktober 2025 13:31 WIB
Pemkot Blitar menggelar pelatihan teknis keamanan siber untuk aparatur di lingkungan pemda, Senin (20/10). (Foto: pemkot blitar)
Pemkot Blitar menggelar pelatihan teknis keamanan siber untuk aparatur di lingkungan pemda, Senin (20/10). (Foto: pemkot blitar)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyelenggarakan pelatihan non-sertifikasi teknis keamanan siber bagi aparatur di lingkungan pemerintah daerah, Senin (20/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang ISC Diskominfotik tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin.

Dalam sambutannya, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibbin menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut.

Ia menegaskan bahwa di era digital seperti saat ini, keamanan data pemerintah menjadi prioritas utama, terutama data kependudukan dan informasi pribadi masyarakat.

“Teman-teman dilatih untuk mengamankan data di dunia siber karena sumber data sangat penting dan harus dijaga. Banyak pihak yang tidak berwenang bisa saja menyalahgunakan data pemerintah untuk hal-hal seperti judi online atau pinjaman ilegal,” ujar Mas Ibbin dikutip Rabu (22/10).

Ia menambahkan, perkembangan teknologi membawa peluang sekaligus tantangan baru, termasuk ancaman peretasan dan kebocoran data.

Karena itu, pelatihan ini diharapkan mampu membentuk aparatur yang tangguh dan siap menghadapi serangan siber, sekaligus menjaga sistem informasi di lingkungan Pemkot Blitar.

Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM Kota Blitar, Ika Hadi Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas OPD untuk meningkatkan kompetensi teknis aparatur di bidang keamanan informasi.

“Pelatihan ini bertujuan agar peserta memiliki kemampuan teknis keamanan siber, mulai dari keamanan jaringan, pertahanan, hingga penanganan serangan siber,” kata Ika.

Pelatihan keamanan siber ini diikuti 43 peserta dari berbagai OPD di lingkungan Pemkot Blitar dan akan berlangsung selama 10 hari, mulai 20 hingga 31 Oktober 2025.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri