RADARBANGSA.COM - Upaya pemerintah daerah dalam menangani kasus kesehatan masyarakat kembali menjadi perhatian DPR RI. Dalam RDP Komisi IX bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon, Senin (1/12/2025), anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menilai ketanggapan daerah dalam menghadapi kejadian luar biasa kesehatan masih perlu diperkuat.
Edy mengungkapkan bahwa sejumlah peristiwa kesehatan yang menimpa masyarakat menunjukkan belum adanya mekanisme penanganan yang terpadu dan responsif.
“Mitigasi kesehatan itu kunci. Kita harus punya sistem yang siap, tidak boleh menunggu korban berjatuhan,” katanya.
Edy menilai kesiapsiagaan harus dimulai dari sistem deteksi dini hingga penanganan awal yang terkoordinasi.
Lebih lanjut, Edy menekankan perlunya standar baku dalam penanganan kasus keracunan, termasuk respons lapangan, pencatatan kejadian, hingga penyampaian informasi kepada publik. Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan fasilitas kesehatan benar-benar mampu memberikan penanganan cepat dan terstruktur sesuai prosedur yang berlaku.
Pengawasan keamanan makanan dan minuman juga menjadi sorotan. Edy menilai pentingnya koordinasi lintas lembaga seperti BPOM, dinas kesehatan, dan jajaran pemerintahan desa agar pengawasan lebih efektif. Edukasi publik, menurutnya, tidak boleh menjadi agenda sambilan, melainkan bagian pokok dari upaya pencegahan.
Ia menegaskan bahwa pembentukan sistem mitigasi bukan hanya soal penanganan teknis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar mampu mengenali risiko sejak dini. Melalui edukasi yang tepat, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.
“Komisi IX siap mendukung penguatan kebijakan sektor kesehatan. Pemerintah daerah harus memiliki dorongan internal yang kuat agar setiap ancaman kesehatan dapat ditangani secara komprehensif dan tidak menimbulkan korban yang lebih luas,” tukasnya.