RADARBANGSA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan keterlibatan aktifnya dalam Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi atau Program Magang Nasional yang menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pemagangan memiliki nilai penting dalam mempersiapkan tenaga kerja muda sebelum memasuki dunia industri.
“Melalui pemagangan, lulusan pendidikan tinggi memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan riil industri, sekaligus memahami ekosistem kerja modern yang menuntut disiplin, produktivitas, dan kemampuan inovasi,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/12).
Menperin juga menyoroti peran penting sinergi lintas pemangku kepentingan, terutama pelaku industri sebagai mitra penyelenggara pemagangan. Ia menyebut bahwa kolaborasi tersebut tidak hanya mendukung efektivitas pelaksanaan program, tetapi juga meningkatkan efisiensi rekrutmen dan daya saing sektor manufaktur nasional.
“Partisipasi industri akan memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan tenaga kerja terampil dan efisiensi proses rekrutmen, sekaligus mendukung peningkatan daya saing industri manufaktur nasional,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyanto menambahkan bahwa dukungan Kemenperin terhadap program tersebut dilakukan melalui fasilitasi informasi, pendampingan, dan dorongan partisipasi pelaku industri. Ia menilai Program Magang Nasional sebagai instrumen efektif penyelarasan kompetensi lulusan pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri.
“Program pemagangan nasional ini menjadi salah satu metode pembangunan tenaga kerja yang efektif sebagaimana yang sudah diamanatkan dalam UU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian,” ujarnya.