RADARBANGSA.COM - Pembongkaran ratusan bangunan liar (Bangli) di sempadan Sungai Padek, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, pada Kamis (4/12/2025), sebagai upaya untuk menormalisasi sungai dan menanggulangi risiko banjir yang sering melanda wilayah tersebut.
Asisten Daerah II Kota Serang, Yudi Suryadi, menyatakan bahwa persiapan penertiban telah memasuki tahap akhir. Rapat koordinasi terakhir telah dilakukan dengan Dinas dan Forkopimcam untuk memastikan semua mekanisme berjalan sesuai rencana.
Yudi menjelaskan bahwa sosialisasi kepada warga yang terdampak telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Dengan cara ini, katanya, diharapkan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi lebih efektif, dan masukan-masukan dari warga dapat diakomodasi dalam rencana pelaksanaan.
“Sosialisasi kepada warga telah dilaksanakan dengan baik. Tadi ada masukan dari mereka yang telah kami diskusikan,” kata Yudi.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, mengungkapkan bahwa ada lebih dari 300 bangunan di sepanjang sempadan tersebut. Tidak semua bangunan adalah tempat tinggal beberapa diantaranya juga digunakan untuk kegiatan usaha.
“Dari total bangunan yang terdata, sekitar 175 kepala keluarga akan mendapatkan dana kerohiman sebagai ganti rugi. Untuk bantuan ini sedang dilakukan sesuai dengan domisili masing-masing berdasarkan KTP dan KK agar bantuan tepat sasaran,” tukasnya.