RADARBANGSA.COM - Pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Bali resmi dilantik di aula Kementerian Agama Provinsi Bali, dalam prosesi yang dipimpin Ketua LBH GP Ansor Pusat, Dendy Zuhairil Finsyah. Pelantikan tersebut digelar pada Sabtu (6/12/2025) lalu.
Dalam sambutannya, Dendy menegaskan pentingnya peran LBH GP Ansor Bali dalam memastikan akses keadilan bagi masyarakat.
“Tidak hanya menjadi advokasi di atas kertas tapi lebih dari itu, menjadi pelindung bagi masyarakat yang tidak bisa meraih keadilan,” ujarnya dikutip Senin (8/12/2025).
Ketua LBH GP Ansor Bali yang baru dilantik, Daniar Tri Sasongko, mengungkapkan bahwa timnya telah bergerak memberikan pendampingan hukum sejak dua tahun terakhir meski belum resmi dikukuhkan. Ia menekankan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penguatan komitmen lembaga.
“Pengukuhan hari ini bukan hanya pelantikan tetapi juga mengukuhkan kita sebagai lembaga yang membawa kepastian dan keberpihakan pada keadilan,” tegasnya.
Daniar juga menekankan bahwa pembentukan LBH GP Ansor Bali berangkat dari kesadaran organisasi untuk hadir bagi kelompok rentan.
“Keadilan tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang kuat dan berkuasa akan tetapi harus dapat dirasakan oleh setiap warga masyarakat terutama masyarakat kecil yang sering tidak punya suara dan akses keadilan,” jelasnya.
Selama dua tahun terakhir, LBH GP Ansor Bali disebut telah mendampingi sejumlah kasus hukum tanpa memungut biaya.
“Dan semua kami lakukan murni tanpa bayaran karena kami melakukan atas dasar kemanusiaan,” pungkas Daniar.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi publik bersama Senator Ni Luh Djelantik yang membahas perilaku wisatawan asing di Bali.