Penguatan Nilai Empat Pilar Dinilai Mendesak, Pesantren Didorong Ambil Peran

Senin, 15 Desember 2025 11:31 WIB
Nihayatul Wafiroh (Anggota MPR RI Fraksi PKB). (Foto: istimewa)
Nihayatul Wafiroh (Anggota MPR RI Fraksi PKB). (Foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM - Penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai semakin mendesak di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Hal itu menjadi penekanan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Aula Pondok Pesantren Nurut Taqwa, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Senin (15/12/2025) pagi.

Anggota MPR RI Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, MA atau Nduk Nik menegaskan, pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa serta membentuk karakter generasi muda.

“Pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tetapi juga ruang penting untuk menanamkan nilai kebangsaan dan memperkuat persatuan,” ujar Nduk Nik.

Menurutnya, Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika—harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Empat Pilar ini harus hidup dalam sikap dan tindakan kita. Kalau nilai kebangsaan kuat, masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan,” katanya.

Nduk Nik juga mengajak santri dan pengurus pesantren untuk terus menjadi teladan dalam menjaga toleransi, kebersamaan, dan semangat kebhinekaan di lingkungan masing-masing.

Sosialisasi berlangsung dialogis dengan partisipasi aktif peserta. Sejumlah pandangan disampaikan terkait peran lembaga pendidikan keagamaan dalam menjaga keharmonisan sosial.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini diharapkan mampu memperkuat peran pesantren dan masyarakat Songgon dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.



Reporter : Arif Setiawan
Redaktur : Rahmad Novandri