RADARBANGSA.COM - Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, menggelar Pekan Bahasa 2026 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 1 hingga 13 Januari 2026.
Kegiatan tahunan ini menjadi agenda rutin LPBA dalam mencetak santri yang unggul dalam keilmuan serta memiliki keterampilan kebahasaan yang kompetitif.
Pekan Bahasa 2026 diisi dengan beragam perlombaan kebahasaan, di antaranya lomba debat, pidato, kuis, terjemah, penulisan opini, drama bahasa, serta sejumlah cabang lomba lain yang dirancang untuk mengasah kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris para santri.
Ragam lomba tersebut tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada kreativitas, daya analisis, dan keberanian tampil di depan publik.
Bagian Kesiswaan LPBA Nurul Jadid, Nabil Izzah, mengatakan bahwa Pekan Bahasa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kebahasaan santri, khususnya bagi santri binaan LPBA. Melalui kompetisi yang beragam, santri didorong untuk lebih aktif, percaya diri, serta terbiasa menggunakan bahasa asing secara aplikatif dalam berbagai konteks.
“Pekan Bahasa bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para santri, utamanya santri yang belajar di LPBA, agar mereka mampu menguasai bahasa asing tidak hanya secara teori, tetapi juga dalam praktik,” ujar Nabil Izzah, Kamis (8/1/2026), di LPBA Nurul Jadid.
Ia menambahkan, LPBA Nurul Jadid telah menunjukkan konsistensinya dalam mencetak santri berprestasi. Hal itu dibuktikan dengan berbagai raihan juara di tingkat regional, nasional, bahkan internasional, yang menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan bahasa di lingkungan pesantren.
Sementara itu, Pembantu Direktur LPBA Nurul Jadid, Dirga Pratama, menekankan pentingnya lomba sebagai sarana pembentukan mental dan peningkatan daya saing santri. Menurutnya, melalui ajang kompetisi, santri akan lebih siap menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
“Santri perlu dibiasakan mengikuti lomba untuk melatih mental, meningkatkan kualitas diri, dan mengasah kemampuan bersaing, terutama ketika terjun dalam ajang nasional maupun internasional,” kata Dirga.
Melalui pelaksanaan Pekan Bahasa 2026 ini, LPBA Nurul Jadid berharap dapat terus melahirkan santri yang unggul secara intelektual, terampil dalam penguasaan bahasa asing, serta siap berkontribusi dan berprestasi di tingkat global.