Ramadan Tanpa Tenda, Menteri PU Kebut Pembangunan Huntara di Aceh

Kamis, 22 Januari 2026 12:01 WIB
Huntara di Aceh (foto: istimewa)
Huntara di Aceh (foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah terus mempercepat pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh. Saat ini, Kementerian PU tengah menyelesaikan tahap akhir pembangunan huntara di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang dengan progres mencapai 98,75 persen. Huntara tersebut ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh warga yang terdampak bencana.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong penyelesaian pembangunan hunian sementara (huntara) agar masyarakat terdampak tidak lagi tinggal di tenda saat memasuki bulan suci Ramadan.

“Kita dorong secepat-cepatnya agar segera selesai. Kita semua bekerja keras supaya saat Ramadan, kalau bisa nol warga yang tinggal di tenda. Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan maksimal,” kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam rilisnya, Rabu, 21 Januari 2026.

Sebagai informasi, Huntara Aceh Tamiang dibangun menggunakan metode konstruksi modular dengan sistem Modular Lite (MOLI) tanpa alat berat, sehingga memungkinkan pembangunan dilakukan secara cepat di tengah kondisi darurat pascabencana. Proyek ini merupakan bagian dari paket Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Aceh 1.

Secara teknis, Huntara 1 di Aceh Tamiang berdiri di atas lahan seluas 5.427 meter persegi dengan total luas bangunan 2.052 meter persegi. Fasilitas tersebut terdiri dari tujuh blok hunian dan sebuah mushola.

Sebanyak 114 modul dibangun untuk menampung 84 kepala keluarga atau sekitar 336 jiwa, lengkap dengan 42 unit MCK, area komunal multifungsi, area jemur, mushola, genset, serta toren air. Sistem air bersih berasal dari sumur bor dan tandon, pengolahan air kotor menggunakan sistem biotek, serta pasokan listrik dari PLN.



Reporter : Yanuar Prasetyo
Redaktur : M. Isa