Jalankan Instruksi Presiden, Korve Bersih Sampah Digelar Serentak di Tiga Pantai Bali

Sabtu, 07 Februari 2026 13:02 WIB
Korve Bersih Sampah Bali. (Foto: baliprawara)
Korve Bersih Sampah Bali. (Foto: baliprawara)

RADARBANGSA.COM - Aksi korve (gotong royong) bersih sampah laut digelar serentak di tiga titik pesisir Badung, Bali, Jumat (6/2/2026), sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Kegiatan berlangsung di Pantai Kelan, Pantai Kedonganan, dan Pantai Jimbaran, melibatkan unsur kementerian, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, hingga sektor swasta. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana hadir langsung bersama Gubernur Bali Wayan Koster dalam aksi bersih pantai di Kedonganan.

Di sela kegiatan, Gubernur Koster meminta Pemerintah Kabupaten Badung membentuk satuan tugas khusus yang siaga setiap hari agar sampah kiriman dapat langsung ditangani di lokasi.

“Setiap saat harus ada petugas di sini. Truk ada, alat berat ada. Begitu sampah datang langsung diambil, dikumpulkan, diangkut ke truk, lalu dibawa ke TPA. Tidak boleh menunggu sampai menumpuk,” tegas Koster saat diwawancarai di Pantai Kedonganan.

Menurutnya, penanganan sampah perlu sistem respons cepat karena sampah kiriman bisa datang sewaktu-waktu mengikuti arus laut dan cuaca. Pemerintah Provinsi Bali, kata dia, akan mengawasi pemerintah kabupaten/kota agar lebih disiplin dalam pengelolaan sampah.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan Indonesia berada dalam kondisi darurat sampah dan penanganannya tidak bisa bergantung pada kegiatan seremonial semata. Ia menekankan perlunya sistem pengelolaan yang berkelanjutan dan sinergi pusat-daerah.

Hanif juga mengingatkan pemerintah daerah yang lalai dapat dikenai sanksi pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dengan ancaman hukuman 4 hingga 10 tahun penjara. Ia menegaskan kewenangan utama pengelolaan sampah berada di tingkat kabupaten/kota, sementara gubernur berperan sebagai pengawas teknis.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Wardhana menyatakan penguatan kebersihan destinasi wisata akan dilakukan melalui integrasi Gerakan Wisata Bersih ke dalam Gerakan Indonesia ASRI.

“Kehadiran berbagai elemen masyarakat mencerminkan kepedulian nyata terhadap lingkungan tempat hidup dan bekerja, khususnya di kawasan destinasi wisata,” ungkap Menpar.

“Citra Indonesia sebagai destinasi wisata global, sangat lekat dengan Bali, sehingga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” ajaknya.

Aksi bersih pantai tersebut juga dihadiri Forkopimda Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, akademisi Universitas Udayana, organisasi masyarakat sipil, serta perwakilan kedutaan Inggris, Kanada, Denmark, dan Belanda.



Reporter : Arif Setiawan
Redaktur : Rahmad Novandri