RADARBANGSA.COM - Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya saat menghadiri acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) menegaskan komitmennya untuk memperbaiki bangsa hingga memberantas praktik korupsi di Tanah Air. Kepala Negara pun mengutip kitab suci Al-Qur`an surat Ar Ra`d ayat 11 saat menekankan komitmennya tersebut.
"Kita ingat dengan Surat Ar Ra`d ayat 11 yang menegaskan Allah Subhanahu wa ta`ala tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum tersebut mengubah keadaan diri mereka sendiri," kata Presiden Prabowo dilansir dari antaranews, Minggu (8/2/2026).
Oleh karena itu, Presiden Prabowo pun menegaskan dirinya tidak akan ragu-ragu untuk memberantas koruptor agar Indonesia dapat berubah menjadi ke arah yang lebih baik.
"Kita harus menjaga Republik ini. Kita harus menjaga kekayaan bangsa kita. Kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia. Ini tidak ringan. Tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau menegakkan hukum, kita mau menegakkan keadilan, tiap kali (pula, red.) kelompok koruptor, kelompok perampok-perampok ini, kelompok garong-garong ini menyerang balik," tegasnya.
"Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu ingin adu domba di antara kita. Kenapa? Karena mereka tidak ingin ada pemerintah yang bersih di bumi Republik Indonesia ini," tambah Presiden Prabowo.
Terlepas dari tantangan itu, Presiden Prabowo menegaskan janjinya untuk menegakkan hukum, konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 45), dan peraturan perundangan-undangan.
"Saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun, dan hari ini terima kasih, terima kasih Majelis Ulama Indonesia telah memberi kepada saya suntikan keberanian, saya menjadi lebih berani, lebih yakin bahwa ulama-umara bersatu. Kita akan menegakkan keadilan di bumi Indonesia ini," ujar Presiden.