Polresta Malang Kota Kerahkan 4.081 Personel Amankan Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Minggu, 08 Februari 2026 15:01 WIB
Polresta Malang saat persiapan pengamanan Mujahadah Kubro di Malang, Sabtu (7/2). (Foto: RRI Jatim)
Polresta Malang saat persiapan pengamanan Mujahadah Kubro di Malang, Sabtu (7/2). (Foto: RRI Jatim)

RADARBANGSA.COM - Polresta Malang Kota mengerahkan sebanyak 4.081 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar pada 7–8 Februari 2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Pengamanan dilakukan tidak hanya terkait agenda kenegaraan, tetapi juga demi menjamin kenyamanan jamaah serta masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, mengatakan pihaknya menyiapkan delapan pos pengamanan di sejumlah titik strategis. Tujuh pos difungsikan sebagai pos pengamanan, sementara satu pos pelayanan ditempatkan di pintu masuk Stadion Gajayana.

“Delapan pos telah kami siapkan, terdiri dari tujuh pos pengamanan dan satu pos pelayanan di pintu masuk Stadion Gajayana,” ujar Kompol Wiwin Rusli, dikutip Minggu (8/2/2026).

Pos-pos tersebut tersebar di depan Perpustakaan Kota Malang Jalan Ijen, Simpang Balapan, depan Kantor DPRD Kota Malang, Simpang Talun Jalan Kawi, pertigaan Jalan Bromo–Semeru, Pintu Timur Stadion Gajayana, serta kawasan depan Malang Olympic Garden (MOG).

Sehari sebelum pelaksanaan kegiatan, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana memimpin Tactical Floor Game (TFG) yang digelar di Ballroom Sanika Satyawada, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan seluruh unsur pengamanan dan pelayanan guna mematangkan kesiapan pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad NU, termasuk mengantisipasi kehadiran tamu VVIP Presiden RI Prabowo Subianto.

“Melalui simulasi pengamanan ini, seluruh unsur memetakan tugas, jalur, dan skema pengamanan secara terintegrasi agar kegiatan keagamaan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif, seiring dengan peningkatan standar pengamanan VVIP,” kata Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Ia menegaskan bahwa Tactical Floor Game menjadi bagian penting dalam perencanaan pengamanan. Menurutnya, kegiatan tersebut berfungsi menyatukan langkah seluruh unsur agar pengamanan berjalan optimal.

“TFG merupakan jantung perencanaan pengamanan. Semua unsur disatukan agar pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad NU benar-benar maksimal,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa potensi gangguan telah diantisipasi melalui langkah preventif dan preemtif, mulai dari sterilisasi lokasi, pengaturan arus jamaah, hingga skenario penanganan keadaan darurat.

Skema teknis pengamanan yang dibahas dalam TFG meliputi penentuan drop zone, pengaturan jalur masuk dan keluar jamaah, serta penempatan tenda pengamanan dan layanan kesehatan.

“Pola pengamanan dibagi menjadi pengamanan terbuka dan tertutup, dengan penempatan personel di pintu masuk, patroli area, serta sterilisasi lokasi sebelum kegiatan dimulai,” pungkasnya.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri