Gubernur Pramono Tekankan Budaya Betawi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Selasa, 03 Maret 2026 08:01 WIB
Pramono Anung (Gubernur DKI Jakarta). (Foto: beritajakarta.id)
Pramono Anung (Gubernur DKI Jakarta). (Foto: beritajakarta.id)

RADARBANGSA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kebudayaan Betawi tetap menjadi fondasi utama dalam transformasi Jakarta menuju kota global. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri silaturahmi dan berbuka puasa bersama Majelis Kaum Betawi (MKB) di Masjid Jami Tangkuban Perahu, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Menurut Gubernur Pramono, penguatan identitas Betawi harus diwujudkan secara konkret dalam kebijakan dan aktivitas pemerintahan. Ia memastikan nuansa budaya Betawi hadir dalam berbagai kegiatan resmi di Balai Kota.

“Di Balai Kota, seluruh kegiatan resmi, termasuk pelantikan, menggunakan busana adat Betawi. Ini bentuk penghormatan dan penguatan identitas Jakarta,” ujarnya dikutip dari beritajakarta.

Sebagai salah satu langkah mengangkat budaya Betawi, Gubernur Pramono berkoordinasi dengan Ketua Umum Bamus Betawi, Fauzi Bowo (Foke), terkait rencana revitalisasi Museum Mohammad Hoesni Thamrin di Senen, Jakarta Pusat. Revitalisasi ini dilakukan agar museum tersebut menjadi pusat edukasi sejarah Betawi yang representatif serta menarik bagi pelajar dan masyarakat luas.

"Saya sudah memutuskan untuk Museum Hoesni Thamrin akan kita revitalisasi. Biayanya Rp15 miliar. Saya ingin museum ini menjadi destinasi unggulan Jakarta, terutama bagi para pelajar, selain Monas, Ancol, dan Taman Mini," tegasnya.

Gubernur Pramono juga memaparkan sejumlah langkah konkret untuk memperkuat tradisi dan nilai kebudayaan Betawi di Jakarta. Di antaranya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) secara berjenjang mulai dari tingkat RT/RW hingga provinsi, pelaksanaan Haul Ulama Betawi dalam rangkaian HUT DKI Jakarta di Monas, serta penataan pertunjukan ondel-ondel agar tidak lagi tampil di pinggir jalan, melainkan di panggung resmi dan representatif.

“Betawi sebagai akar budayanya. Maka peran Majelis Kaum Betawi sangat strategis dalam menjaga warisan nilai seiring transformasi Jakarta sebagai kota global yang tetap berpijak pada fondasi budaya dan moral yang kokoh,” tukasnya.



Reporter : Neli Elislah
Redaktur : M. Isa